Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kecamatan Sukarami maupun Pemerintah Kota Palembang.
Namun, publik berharap kejadian ini dapat menjadi evaluasi bagi pelayanan publik di tingkat kelurahan, terutama dalam hal komunikasi dan empati kepada warga.
Peristiwa ini juga menambah daftar panjang video viral yang memicu perdebatan soal etika pelayanan masyarakat di instansi pemerintahan. (*/red)








