Ringkasan Berita:
° Pemilik SPBU Talang Gunung, Saipul Zahri, membantah tudingan bahwa pihaknya mengizinkan pengisian solar subsidi untuk kendaraan bernopol berbeda.
° Ia menegaskan seluruh transaksi mengacu pada hasil scan barcode MyPertamina yang menampilkan nopol dan foto kendaraan yang sama.
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com — Pemilik SPBU Talang Gunung, Saipul Zahri, angkat bicara menanggapi isu yang belakangan ramai beredar di media sosial.
Sejumlah unggahan menuding SPBU miliknya memperbolehkan pengisian solar subsidi untuk kendaraan dengan nomor polisi yang berbeda dari data terdaftar.
Saipul dengan tegas membantah kabar tersebut.
Ia menjelaskan bahwa seluruh proses pengisian BBM subsidi dilakukan sesuai ketentuan dan selalu berpatokan pada aplikasi resmi MyPertamina.
“Pengisian BBM subsidi bisa dilakukan setelah scan barcode, dan yang keluar harus nopol serta foto kendaraan yang sama,” ujarnya.
Menurut Saipul, informasi yang beredar terkait pembelian solar subsidi oleh kendaraan yang tidak sesuai dengan barcode adalah keliru.
BACA JUGA: Diisukan Timbun Bio Solar, SPBU Talang Gunung Buka Suara: Semua Ada Aturannya!
Ia menegaskan bahwa pihak SPBU telah mengecek langsung data tersebut melalui aplikasi MyPertamina, dan hasilnya sesuai dengan kendaraan yang dipermasalahkan.
Ia menambahkan, jika ada klaim bahwa data kendaraan berbeda atau salah input, hal tersebut berada di luar kewenangan pihak SPBU.
Proses pendaftaran barcode, kata Saipul, sepenuhnya dilakukan oleh pemilik kendaraan melalui aplikasi MyPertamina dengan melampirkan STNK dan foto kendaraan.
“Ketika discan, jika muncul nopol, jenis kendaraan, dan fotonya sama, maka kendaraan tersebut berhak dilayani. Kami hanya berpatokan pada aplikasi MyPertamina,” tegasnya. (*/red)






