Video asusila diduga melibatkan ASN tenaga kesehatan di Seluma viral di media sosial. Pemerintah daerah turun tangan, klarifikasi dilakukan, sanksi menanti. (*/Tangkapan layar)
Pemerintah Kabupaten Seluma dihebohkan oleh video asusila berdurasi satu menit yang diduga melibatkan oknum ASN tenaga kesehatan Puskesmas Ilir Talo. Setelah viral, yang bersangkutan dipanggil dan mengakui dirinya adalah sosok dalam video tersebut. Kasus kini dalam pendalaman pemkab.
SELUMA, LINTANGPOS.com – Pemerintah Kabupaten Seluma kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian masyarakat tertuju pada beredarnya sebuah video asusila berdurasi sekitar satu menit yang diduga diperankan oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sosok dalam video tersebut disebut-sebut merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Ilir Talo, Kabupaten Seluma.
Video yang pertama kali beredar melalui media sosial dan aplikasi pesan singkat itu dengan cepat menyebar luas.
Dalam hitungan jam, potongan video tersebut telah ditonton dan dibagikan oleh banyak pengguna, memicu gelombang reaksi dari masyarakat.
Sebagian besar warganet menyampaikan kecaman keras, sementara sebagian lainnya mengungkapkan keprihatinan mendalam.
Sorotan publik bukan tanpa alasan. ASN, terlebih tenaga kesehatan, dipandang sebagai figur yang memiliki tanggung jawab moral dan etika lebih tinggi di tengah masyarakat.
BACA JUGA: Viral! Puluhan Cacing Keluar dari Anus Dua Bocah Palembang
Profesi ini identik dengan pelayanan, keteladanan, serta kepercayaan publik.
Karena itu, dugaan keterlibatan seorang ASN dalam video asusila dinilai mencederai marwah institusi pemerintah daerah.
Menanggapi kegaduhan yang terjadi, Pemerintah Kabupaten Seluma bergerak cepat.
Wakil Bupati Seluma, Drs Gustianto, bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Erlan Suadi, SP, MAP, secara resmi memanggil oknum tenaga kesehatan yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi.
Pemanggilan tersebut dilakukan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma.
Proses klarifikasi berlangsung tertutup dan formal, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan kebenaran informasi yang telah telanjur beredar luas di ruang publik.
BACA JUGA: Viral! DPRD Kepahiang Bongkar Fakta Kontainer UMKM Rp175 Juta
Oknum tenaga kesehatan yang diketahui berinisial YP hadir memenuhi panggilan tersebut.
Kecelakaan di Talang Banyu Empat Lawang melibatkan Vario, Suzuki Carry dan Supra Fit. Satu pengendara…
Polres Empat Lawang mengamankan LA dan 21 klip diduga sabu seberat 5,55 gram di Kota…
Pemkab Empat Lawang menggelar Rakoret seluruh OPD membahas Manajemen Talenta, persiapan Mal Pelayanan Publik, MoU…
Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin menegaskan nilai Pancasila harus dibumikan dalam birokrasi dan kehidupan…
Polres Empat Lawang mengungkap kasus curas di Tanjung Beringin. Tiga anak berusia 16 tahun diamankan…
Pemkab dan DPRD Empat Lawang menyepakati Perubahan APBD 2026 dengan pendapatan Rp1,137 triliun dan belanja…