Categories: Berita Empat Lawang Pemerintahan Sumsel

Wabup Arifa’i Sebut Kemitraan Eksekutif-Legislatif Jadi Kunci Pembangunan Empat Lawang

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com — Wakil Bupati Empat Lawang, Arifa’i SH, menegaskan pentingnya kemitraan antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mengawal pembangunan serta pengelolaan keuangan daerah.

Hal itu disampaikan Arifa’i dalam sambutannya pada rapat paripurna DPRD Empat Lawang, Kamis (13/8/2026), usai penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 serta KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027.

Arifa’i menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Empat Lawang yang telah terlibat dalam rangkaian pembahasan mulai dari penyusunan rancangan perubahan KUA dan PPAS 2026 hingga KUA-PPAS 2027.

Menurutnya, kesepakatan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara eksekutif dan legislatif sesuai fungsi serta kewenangan masing-masing.

BACA JUGA: Komisi III DPRD Kepahiang Bahas KUA-PPAS Perubahan 2026 dan 2027

“Eksekutif dan legislatif bersama-sama saling memberikan dukungan dan kontribusi sesuai dengan kewenangannya,” kata Arifa’i.

Ia menegaskan, kedua unsur penyelenggara pemerintahan daerah memiliki tanggung jawab bersama, mulai dari proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan.

Kolaborasi tersebut, lanjutnya, diperlukan untuk mendukung keberhasilan pembangunan Kabupaten Empat Lawang pada Tahun Anggaran 2026 maupun 2027 mendatang.

Dalam kesempatan itu, Arifa’i juga memaparkan proyeksi keuangan daerah yang tertuang dalam kesepakatan perubahan KUA-PPAS 2026.

BACA JUGA: PAN Empat Lawang Targetkan 18 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Untuk perubahan APBD 2026, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp1,058 triliun. Sementara belanja daerah mencapai Rp1,325 triliun.

Dengan demikian, terdapat defisit anggaran sebesar Rp267,378 miliar. Defisit tersebut ditutupi melalui pembiayaan netto dengan nilai yang sama, sehingga defisit anggaran menjadi nihil.

Sementara untuk APBD 2027, pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp1,053 triliun. Adapun belanja daerah ditargetkan sebesar Rp1,051 triliun.

Dari proyeksi tersebut terdapat surplus pendapatan sebesar Rp2 miliar, sedangkan pembiayaan minus juga tercatat sebesar Rp2 miliar. Setelah diperhitungkan, pembiayaan menjadi nihil.

BACA JUGA: Empat Warga Bengkulu Terkatung-katung di Kamboja, Dewan Desak Pemulangan

Arifa’i kemudian menekankan bahwa pengelolaan keuangan daerah bukan hanya berkaitan dengan kewajiban konstitusional, tetapi juga menjadi bagian dari aktualisasi prinsip kemitraan antara pemerintah daerah dan DPRD.

Page: 1 2

Redaksi

View Comments

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Tiga Anak Diamankan, Polres Empat Lawang Ungkap Kasus Curas

Polres Empat Lawang mengungkap kasus curas di Tanjung Beringin. Tiga anak berusia 16 tahun diamankan…

4 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Parlemen
  • Sumsel

Pemkab dan DPRD Empat Lawang Sepakati Perubahan APBD 2026

Pemkab dan DPRD Empat Lawang menyepakati Perubahan APBD 2026 dengan pendapatan Rp1,137 triliun dan belanja…

9 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Parlemen
  • Sumsel

Banggar Pangkas Belanja Rp67 Miliar di APBD Perubahan

Banggar DPRD Empat Lawang memangkas belanja Rp67,29 miliar dalam APBD Perubahan 2026 setelah proyeksi dana…

10 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Politik
  • Sumsel

Dokumen Belum Rampung, Paripurna DPRD Empat Lawang Diskor

Rapat Paripurna DPRD Empat Lawang diskor karena dokumen laporan Banggar dan Pansus belum rampung. Sidang…

12 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Headline
  • Sumsel

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penusukan di Sungai Musi

Polres Empat Lawang mengungkap kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian di Desa Canggu. Terduga pelaku JS…

12 jam ago
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Makmano Karhutla Digencarkan, Polisi Datangi Warga

Polres Empat Lawang memperkuat pencegahan Karhutla melalui Makmano Karhutla dengan menyambangi warga dan mengedukasi larangan…

16 jam ago