Wakil Bupati Arifa'i SH didampingi Sekretaris Daerah Fauzan Khoiri Denin serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saat mengikuti RDP Komisi II DPR RI dari Ruang Rapat Wakil Bupati, Kamis (30/7/2026). Foto: dok/LINTANGPOS.com
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Komisi II DPR RI menggelar rapat bersama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Rapat tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
Dari Kabupaten Empat Lawang, kegiatan diikuti secara daring oleh Wakil Bupati Arifa’i SH didampingi Sekretaris Daerah Fauzan Khoiri Denin serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari Ruang Rapat Wakil Bupati.
Usai mengikuti rapat, Arifa’i menjelaskan bahwa agenda tersebut menjadi wadah penyampaian aspirasi para kepala daerah kepada pemerintah pusat terkait berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah daerah di seluruh Indonesia.
BACA JUGA: THR ASN 2026 Mulai Cair, Rp3 Triliun Sudah Disalurkan ke 631 Ribu Pegawai Pemerintah
Salah satu isu utama yang disampaikan adalah permintaan agar pemerintah pusat segera mencairkan Dana Bagi Hasil (DBH) yang hingga kini belum diterima oleh sejumlah pemerintah daerah.
Menurut Arifa’i, seluruh kepala daerah yang mengikuti rapat sepakat mendesak pemerintah pusat agar segera merealisasikan pembayaran DBH yang masih tertunggak.
Keterlambatan pencairan dana tersebut dinilai telah memengaruhi jalannya pemerintahan di berbagai daerah.
“DBH tahun 2024 sampai sekarang belum kami terima. Padahal dana itu sangat dibutuhkan daerah untuk menjalankan pemerintahan,” ujar Arifa’i.
BACA JUGA: Sekretariat DPRD dan Wabup Kepahiang Perkuat Sinergi Tata Kelola Pemerintahan
Ia mengatakan, belum cairnya DBH membuat ruang fiskal daerah semakin terbatas.
Kondisi tersebut berdampak pada kemampuan pemerintah daerah dalam memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu hingga pembiayaan pelayanan kepada masyarakat.
Arifa’i menjelaskan, Kabupaten Empat Lawang bukan merupakan daerah penghasil sehingga sangat bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.
Page: 1 2
Herman Deru dijadwalkan ground breaking dua jembatan di Empat Lawang sekaligus meninjau pemeliharaan Jalan Pagaralam–Tanjung…
Empat agenda Pemkab Empat Lawang pada Selasa 22 September 2026 meliputi pembangunan jembatan, persiapan Satgas…
ASN berinisial A tewas setelah diduga diserang istrinya di Kayuagung, OKI. Polisi mengamankan DLA dan…
Fraksi DPRD Empat Lawang menyetujui Raperda Perubahan APBD 2026, namun menyoroti efisiensi, pelayanan dasar, prioritas…
Bupati Joncik Muhammad menyampaikan Raperda Perubahan APBD 2026 dengan pendapatan Rp1,058 triliun, belanja Rp1,325 triliun…
DPRD Empat Lawang dijadwalkan membahas Raperda Perubahan APBD 2026 melalui penyampaian eksekutif dan pandangan umum…