Ringkasan Berita:
° Wamen BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka bersama Sekda Sumsel meninjau langsung distribusi Makanan Bergizi untuk Generasi Emas (MBG) di Palembang.
° Mereka mengetuk pintu warga, berdialog dengan ibu-ibu, dan memastikan bantuan bergizi tepat sasaran sesuai harapan nasional.
PALEMBANG, LINTANGPOS.com – uasana di Kelurahan Bukit Baru, Ilir Barat I, Palembang, terasa berbeda pada Rabu (10/12/2025).
Jalan-jalan kecil yang biasanya lengang mendadak hidup ketika rombongan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, tiba bersama Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, H. Edward Candra.
Kunjungan itu bukan sekadar agenda seremonial.
Keduanya datang untuk memastikan sendiri bagaimana Makanan Bergizi untuk Generasi Emas (MBG)—program yang digadang-gadang menopang masa depan anak Indonesia—benar-benar sampai di tangan warga yang membutuhkan, terutama anak-anak dan ibu menyusui.
Alih-alih hanya memantau dari jauh, Wamen dan Sekda memilih langkah berbeda: mengetuk pintu rumah warga satu per satu.
Suasana berubah hangat, penuh senyum dan sapaan akrab. Para ibu tampak antusias bercerita mengenai manfaat yang mereka rasakan dari paket MBG—mulai dari tambahan energi untuk ibu menyusui hingga perubahan pola makan anak-anak mereka.
BACA JUGA: Ledakan Ekonomi dari Dapur! Fakta Mengejutkan di Balik Program MBG Sumsel 2025
Di sisi lain, petugas SPPG Palembang Ilir Barat I sigap menjelaskan detail pendistribusian dan pendampingan gizi.
Mereka menunjukkan pencatatan, jadwal kunjungan, hingga cara memastikan setiap keluarga memahami cara mengolah bantuan makanan tersebut.
Wamen Ratu Ayu tak menutupi kekagumannya.
“Distribusi dan pengecekan gizi sudah berjalan sangat baik. Ini membuktikan komitmen daerah dalam memastikan anak-anak dan ibu menyusui mendapatkan hak gizi mereka,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa program ini sejalan dengan harapan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang ingin melihat anak-anak Indonesia tumbuh sehat, kuat, dan menjadi generasi unggul bangsa.
Di tengah obrolan hangat dengan warga, terlihat jelas bahwa program MBG bukan hanya soal paket makanan, melainkan soal harapan—bahwa dari permukiman kecil di Palembang ini, tumbuh masa depan yang lebih cerah bagi generasi emas Indonesia. (*/red)






