Warga merasa didahului saat antre pemeriksaan USG, sementara pihak rumah sakit berjanji akan menegur staf dan memperbaiki sistem pelayanan, Senin (3/11/2025). Foto: Istimewa
Ringkasan Berita:
° Seorang warga Empat Lawang, Afri (25), mengeluhkan pelayanan RSUD Empat Lawang karena merasa didahului saat antre pemeriksaan USG.° Ia menilai sistem antrean tidak adil.
° Pihak rumah sakit berjanji menegur staf terkait dan memperbaiki pelayanan agar lebih transparan.
Empat Lawang, LintangPos.com – Seorang warga Kabupaten Empat Lawang, Afri (25), menyampaikan kekecewaannya terhadap pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Empat Lawang, khususnya di ruang pemeriksaan USG.
Afri mengaku dirinya bersama sang ibu harus menunggu lama meski telah mengantre lebih dahulu, namun justru didahului oleh pasien lain yang baru datang.
“Saya merasa kecewa dengan pelayanannya. Kami sudah menunggu giliran untuk pemeriksaan USG, tapi tiba-tiba ada orang yang baru datang langsung dilayani duluan,” ujar Afri, Sabtu (1/10/2025).
Afri menilai kejadian tersebut menunjukkan adanya ketidakadilan dalam sistem antrean.
Ia juga mempertanyakan apakah pelayanan di rumah sakit tersebut dipengaruhi oleh faktor “orang dalam”.
“Kalau begitu, percuma datang pagi-pagi kalau yang punya kenalan bisa langsung masuk tanpa antre,” katanya dengan nada kecewa.
BACA JUGA: Berkas Lengkap, Kasus Penganiayaan dr. Syahpri di RSUD Sekayu Siap Disidangkan
Menurutnya, insiden ini bukan kali pertama terjadi. Ia menyebut hal serupa pernah dialami ibunya pada pemeriksaan sebelumnya pada 6 September 2025.
“Sudah pernah juga kejadian seperti ini, jadi kami merasa sistemnya memang perlu diperbaiki,” tambah Afri.
Afri berharap pihak manajemen RSUD Empat Lawang segera memperbaiki sistem antrean dan pelayanan agar masyarakat mendapatkan perlakuan yang adil.
“Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi dan pelayanan rumah sakit bisa menjadi lebih baik,” pungkasnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang Pelayanan RSUD Empat Lawang, Eman Sulaiman, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan warga tersebut.
“Kami akan menegur staf yang bertugas di bagian pemeriksaan USG,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp, Senin (3/11/2025). (*/red)
Sumsel menjadi ikon Kriya Nusa 2026 dengan membawa perajin dari 17 kabupaten dan kota serta…
Timsus Polres Empat Lawang menggagalkan dugaan penghadangan mobil pembawa pepaya di jalur Pendopo–Pagaralam, Muara Pinang.
Satresnarkoba Polres Empat Lawang mengamankan dua terduga pelaku dan 40 klip sabu seberat bruto 6,85…
Ketua DPW PAN Sumsel Joncik Muhammad menghadiri puncak HUT ke-28 PAN di JICC Jakarta bersama…
Aksi sejumlah pelajar mengendarai motor secara ugal-ugalan hingga dugaan balap liar meresahkan warga Tebing Tinggi,…
Martha Boru Napitupulu menjelaskan alasan pernikahan semarga menjadi pantangan dalam adat Batak.