Avanza Tertabrak Kereta Babaranjang di Prabumulih Timur, Pengemudi dan Anak Selamat!

oleh -88 Dilihat
oleh
Mobil Avanza Veloz tertabrak kereta Babaranjang di perlintasan tanpa palang pintu kawasan Pakjo, Prabumulih Timur. Tak ada korban jiwa, dua penumpang selamat, Sabtu (1/11/2025). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:
° Sebuah mobil Avanza Veloz BG 1270 CP tertabrak kereta Babaranjang di perlintasan tanpa palang pintu Pakjo Km 325, Prabumulih Timur, Sabtu (1/11) pagi.

° Mobil dikemudikan Aspil (52) yang tengah mengantarkan anaknya ke sekolah.

° Keduanya selamat, namun mengalami shock dan dirawat di RS Ar Bunda.

° Bagian depan mobil rusak berat akibat terseret dua meter oleh kereta.

° Polisi dan PT KAI segera mengevakuasi kendaraan dan menormalkan lalu lintas.

° Warga diminta waspada saat melintas di perlintasan tanpa palang pintu.


Prabumulih, LintangPos.com Sebuah kecelakaan antara mobil dan kereta api kembali terjadi di perlintasan tanpa palang pintu kawasan Pakjo Km 325, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, pada Sabtu (1/11/2025) sekitar pukul 07.00 WIB.

Meski tidak menelan korban jiwa, insiden ini menyebabkan sebuah Avanza Veloz hitam bernomor polisi BG 1270 CP mengalami kerusakan parah di bagian depan setelah tertabrak kereta barang Babaranjang jurusan Muara Enim–Kertapati.

Pengemudi diketahui bernama Aspil (52), warga Jalan Mentawai, Kelurahan Gunung Ibul Barat, yang saat itu tengah mengantarkan anaknya, Badia Asri Putri, siswi SMP Negeri 2 Prabumulih, menuju sekolah.

Menurut hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan tim gabungan dari Satlantas, Polsek Prabumulih Timur, dan Bhabinkamtibmas, kecelakaan bermula saat mobil korban melintas di perlintasan tanpa palang pintu.

“Saat mobil sudah berada di atas rel, pengemudi menoleh ke kiri dan melihat kereta Babaranjang sudah sangat dekat. Ia berusaha memundurkan kendaraan, namun jarak terlalu singkat sehingga mobil tersenggol dan terseret sekitar dua meter,” jelas AKP Bratanata, Kasi Humas Polres Prabumulih, mewakili Kapolres AKBP Bobby Kusumawardhana.

Beruntung, baik Aspil maupun anaknya tidak mengalami luka serius, meski sempat mengalami shock berat.

BACA JUGA: Ayah dan Anak Tewas Kecelakaan di Jalan Meranjat–Tanjung Batu

Keduanya segera dilarikan ke RS Ar Bunda Prabumulih untuk menjalani perawatan dan observasi.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengamankan area dan mengatur arus lalu lintas agar tidak mengganggu perjalanan kereta lain.

Polisi juga berkoordinasi dengan PT KAI untuk mengevakuasi kendaraan yang ringsek dari lokasi kejadian.

Bagian depan mobil Avanza tersebut dilaporkan rusak berat, namun perjalanan kereta Babaranjang tetap berlanjut setelah situasi dinyatakan aman dan terkendali.

Pihak kepolisian mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan tanpa palang pintu, yang masih banyak dijumpai di wilayah Prabumulih dan sekitarnya.

“Kedisiplinan dan kewaspadaan pengemudi sangat penting untuk mencegah kecelakaan, terutama di wilayah padat seperti Prabumulih Timur,” tegas AKP Bratanata.

BACA JUGA: Laka Beruntun di Jalinsum Musi Rawas-Pali, Satu Tewas dan Tiga Luka Parah

Sementara itu, Adi Suardi (51), saksi mata yang tinggal di Jalan Natuna, mengaku menyaksikan langsung detik-detik kecelakaan.

“Mobil sudah di atas rel, tiba-tiba kereta datang. Untung sopirnya cepat mundur, kalau tidak bisa fatal,” ujarnya.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras bagi para pengendara untuk selalu berhenti dan memastikan kondisi aman sebelum melintasi rel, terutama di lokasi tanpa palang pintu resmi. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.