Berbekal kerja sama dengan BPBD, TNI, Polri, dan pemerintah daerah, akses jalan kini sudah bisa dilalui secara terbatas.
“Kami terus melakukan pembersihan dan pengamanan jalur agar mobilitas warga tidak terhambat. Pemulihan infrastruktur akan dipercepat untuk memulihkan aktivitas masyarakat,” kata perwakilan BPJN Bengkulu.
BACA JUGA: Oknum Guru BK SMPN 1 Lubuk Linggau Resmi Jadi Tersangka Pelecehan
Warga Desa Tanjung Harapan kini berupaya bangkit di tengah keterbatasan.
Mereka masih mengandalkan bantuan darurat, sembari menanti perbaikan rumah serta perkuatan tanggul sungai.
Bagi mereka, kehadiran pemerintah menjadi penopang harapan agar kehidupan kembali normal.
Bencana ini menjadi pengingat betapa rentannya wilayah sekitar Sungai Are terhadap curah hujan ekstrem.
Pemerintah pusat bersama daerah kini berpacu dengan waktu, tidak hanya untuk memulihkan kerusakan, tetapi juga membangun sistem mitigasi bencana yang lebih kuat. (*/red)
Page: 1 2
Banggar DPRD Empat Lawang memangkas belanja Rp67,29 miliar dalam APBD Perubahan 2026 setelah proyeksi dana…
Rapat Paripurna DPRD Empat Lawang diskor karena dokumen laporan Banggar dan Pansus belum rampung. Sidang…
Polres Empat Lawang mengungkap kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian di Desa Canggu. Terduga pelaku JS…
Polres Empat Lawang memperkuat pencegahan Karhutla melalui Makmano Karhutla dengan menyambangi warga dan mengedukasi larangan…
Polsek Talang Padang mendorong warga Desa Canggu memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif untuk memperkuat…
Polres Empat Lawang meraih peringkat II IKPA kategori pagu besar di KPPN Lahat yang membawahi…