Dua desa di OKI terendam banjir lima hari akibat hujan dan pasang laut. Air setinggi mata kaki cukup melumpuhkan akses warga dan aktivitas harian. (*/Istimewa)
° Luapan Sungai Mesuji akibat hujan deras dan pasang surut laut merendam dua desa di Kecamatan Sungai Menang, OKI, Sumsel, selama lima hari.
° Meski air hanya setinggi mata kaki, jalan dan permukiman warga tergenang merata, memicu kewaspadaan dan langkah penanganan jangka panjang.
OKI, LINTANGPOS.com – Hujan deras yang turun tanpa jeda berpadu dengan pasang surut air laut menjadi kombinasi sempurna yang membuat Sungai Mesuji tak lagi mampu menahan debit airnya.
Aliran sungai pun meluap, menggenangi dua desa di Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, selama lima hari terakhir.
Dua desa yang terdampak yakni Desa Gajah Mati Mukti dan Desa Gajah Mulya.
Meski ketinggian air rata-rata “hanya” sebatas mata kaki orang dewasa, genangan tersebut merata dan cukup untuk melumpuhkan aktivitas warga.
Jalan poros desa berubah menjadi kubangan air, sementara permukiman warga tak luput dari rendaman.
“Rata-rata di kedua desa tersebut banjir. Meskipun tinggi air baru sebatas di atas mata kaki, namun dampaknya dirasa warga. Jalanan dan permukiman semua tergenang,” ungkap Camat Sungai Menang, Eka Mardiah, saat dihubungi pada Minggu (14/12/2025) pagi.
BACA JUGA: Banjir Datang Tengah Malam, Prabumulih Kocar-Kacir: Warga Tak Sempat Selamatkan Harta!
Menurut Eka, hampir seluruh warga di dua desa tersebut terdampak. Banjir memang tidak sampai merusak bangunan secara signifikan, namun cukup mengganggu mobilitas harian, mulai dari akses menuju kebun, sekolah, hingga aktivitas ekonomi warga.
Tak tinggal diam, pihak kecamatan bersama unsur TNI dan Polri telah turun langsung ke lapangan.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi terkini, memantau ketinggian air, serta memastikan warga tetap aman di tengah cuaca yang belum bersahabat.
Eka menjelaskan, banjir kali ini bukan semata akibat tingginya curah hujan. Faktor alam lain turut berperan, yakni pasang surut air laut yang menahan aliran Sungai Mesuji. Akibatnya, debit air sungai meningkat dan meluap ke wilayah pemukiman.
Page: 1 2
Kejari Empat Lawang menangkap DPO kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Fajar Bakti-Lawang Agung di…
Karhutla Sumsel mencapai estimasi 404,22 hektare hingga 14 September 2026. Sebanyak 319,97 hektare dipadamkan, 84,25…
Polsek Pendopo mengamankan pria berinisial DL alias B dalam kasus dugaan penggelapan motor. Tersangka mengaku…
Polsek Tebing Tinggi bersama tim gabungan bergerak cepat memadamkan Karhutla di Tanjung Kupang untuk mencegah…
Pemkab Empat Lawang menyiapkan perpanjangan PPPK Paruh Waktu. OPD diminta menyerahkan dokumen ke BKPSDM paling…
Bhabinkamtibmas Polsek Tebing Tinggi mengecek pekarangan bergizi sekaligus menyosialisasikan Makmano Karhutla di Tanjung Makmur.