Longsor batu besar menutup jalur Empat Lawang–Bengkulu di Talang Padang. BPBD lakukan penanganan cepat, lalu lintas kini kembali normal, Sabtu (10/1/2026). Foto: Istimewa
° Jalur penghubung Empat Lawang–Bengkulu sempat lumpuh akibat longsor batu besar di Desa Kembahang Baru.
° BPBD bergerak cepat mengevakuasi material dan membuka kembali akses.
° Kini jalur kembali normal, warga diimbau tetap waspada terutama saat hujan.
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Jalur penghubung strategis Empat Lawang–Bengkulu sempat mengalami gangguan serius setelah material longsor berupa bongkahan batu berukuran besar menutup badan jalan.
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Kembahang Baru, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang, dan langsung menyita perhatian warga serta pengguna jalan.
Begitu laporan diterima dari masyarakat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang) melalui Tim Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) segera bergerak cepat ke lokasi kejadian.
Sebanyak lima petugas diterjunkan untuk melakukan penanganan darurat dengan fokus utama membuka kembali akses lalu lintas yang tertutup.
“Material longsor berupa batu besar menutup badan jalan di Desa Kembahang Baru. Tim kami langsung melakukan evakuasi dan pembersihan agar jalur bisa segera dilalui,” ujar petugas Pusdalops-PB BPBD Empat Lawang.
Petugas di lapangan bekerja ekstra menyingkirkan bongkahan batu yang menghalangi lajur kendaraan.
Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kemacetan panjang serta meminimalkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
Meski secara teknis longsor tersebut dikategorikan berskala kecil, dampaknya sangat terasa karena ruas jalan tersebut merupakan jalur penghubung antarprovinsi yang vital bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Empat Lawang, Fero Ananta, menjelaskan bahwa wilayah Desa Kembahang Baru memang termasuk zona rawan longsor, terutama ketika curah hujan meningkat.
“Wilayah ini memiliki potensi longsor. Walaupun skalanya kecil, material seperti batu besar sangat berbahaya bagi pengendara. Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada, khususnya saat melintas di musim hujan,” tegasnya.
Page: 1 2
Polres Empat Lawang menetapkan seorang oknum kepala desa di Kecamatan Lintang Kanan sebagai tersangka kasus…
Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi mengungkap kasus dugaan karhutla di Desa Seguli Kecil…
Ketua DPRD Empat Lawang Darli berharap jumlah barang bukti ganja dan sabu-sabu terus menurun serta…
Polsek Tebing Tinggi mengamankan seorang pria terkait dugaan pencurian 20 janjang sawit senilai Rp1,2 juta…
Kejaksaan Negeri Empat Lawang memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum…
Bupati Joncik Muhammad meminta Kejari Empat Lawang mengkaji persoalan HGU perkebunan dan membantu optimalisasi BPHTB…