Dinsos Empat Lawang meluruskan isu belasan siswa Sekolah Rakyat dirawat di rumah sakit. Faktanya hanya delapan siswa sakit dengan kondisi ringan, Selasa (20/1/2026). Foto: Istimewa
° Isu belasan siswa Sekolah Rakyat di Empat Lawang dirawat di RSUD membuat warga resah.
° Dinas Sosial menegaskan kabar tersebut tidak benar.
° Hanya delapan siswa mengalami keluhan ringan seperti batuk dan demam, tanpa adanya kasus keracunan makanan.
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Informasi mengenai belasan siswa Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Empat Lawang yang disebut-sebut harus menjalani perawatan di RSUD Empat Lawang pada Minggu (18/01/2026) sempat menghebohkan masyarakat.
Kabar tersebut menimbulkan kekhawatiran, terlebih disertai isu dugaan keracunan makanan di lingkungan sekolah.
Salah satu siswa yang tengah mendapatkan perawatan mengungkapkan bahwa dirinya berasal dari Sekolah Rakyat dan beberapa temannya juga dirawat di rumah sakit yang sama.
Ia bahkan sempat menunggu di Instalasi Gawat Darurat (IGD) karena ruang perawatan penuh.
“Kami beberapa orang dari sekolah sama, teman-teman saya sudah ada yang dirawat di kamar, tapi saya masih di IGD karena kamar semua penuh,” ujarnya.
BACA JUGA: Rahasia Seleksi Sekolah Rakyat, Bukan Daftar Online!
Menanggapi isu yang berkembang, Dinas Sosial Kabupaten Empat Lawang memastikan informasi tersebut tidak sesuai fakta.
Kepala Dinas Sosial Empat Lawang, Eka Agustina, bersama Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial turun langsung meninjau kondisi siswa di RSUD Empat Lawang.
Berdasarkan hasil pengecekan, jumlah siswa yang mengalami gangguan kesehatan tercatat hanya delapan orang, bukan belasan seperti yang ramai diperbincangkan.
“Pagi tadi kami bersama Kabit Resos sudah mengunjungi rumah sakit. Saat ini dua siswa masih dirawat inap, dua sudah pulang, dan empat lainnya menjalani rawat jalan,” jelas Eka Agustina, Selasa (20/1/2026).
Dua siswa yang masih dirawat diketahui bernama Nisa dan Lois. Keduanya hanya mengalami keluhan ringan.
“Nisa batuk pilek, sementara Lois demam biasa. Alhamdulillah kondisinya membaik dan panasnya sudah turun,” tambahnya.
BACA JUGA: Empat Lawang Kebagian Mega Proyek! Sekolah Rakyat Rp719 Miliar Siap Ubah Masa Depan Anak Sumsel
Eka Agustina menegaskan tidak ditemukan adanya kasus keracunan makanan seperti yang sempat diberitakan.
Page: 1 2
Karhutla Sumsel mencapai estimasi 404,22 hektare hingga 14 September 2026. Sebanyak 319,97 hektare dipadamkan, 84,25…
Polsek Pendopo mengamankan pria berinisial DL alias B dalam kasus dugaan penggelapan motor. Tersangka mengaku…
Polsek Tebing Tinggi bersama tim gabungan bergerak cepat memadamkan Karhutla di Tanjung Kupang untuk mencegah…
Pemkab Empat Lawang menyiapkan perpanjangan PPPK Paruh Waktu. OPD diminta menyerahkan dokumen ke BKPSDM paling…
Bhabinkamtibmas Polsek Tebing Tinggi mengecek pekarangan bergizi sekaligus menyosialisasikan Makmano Karhutla di Tanjung Makmur.
Cik Ujang mendorong GSMP Sumsel lebih terarah dan terukur, dengan penguatan lahan rawa, rantai pasok…