Beras Hilang Satu Gayung, Minyak Kurang Se-liter, Skandal Bansos Terusan Muara Bikin Warganet Meledak!

oleh -910 Dilihat
Dugaan pemotongan bansos di Terusan Muara viral. Warga klaim bantuan berkurang dan diminta bayar. Pejabat desa membantah, warganet desak penindakan. (*/Ils)

Tak sedikit pula yang menyeret pejabat daerah.

BACA JUGA: Cair Lagi! Bansos Pendidikan PIP Akhir November 2025 Resmi Masuk Rekening, Cek Nama Anda di Sini!

“Payo pak bupati, tindak tegas oknum itu,” seru akun Novaridhoca, menandai Bupati Banyuasin Askolani dalam unggahannya.

Warganet menuntut penyelidikan, menilai ada potensi penyalahgunaan bantuan masyarakat miskin dan rentan miskin.

Namun, pemerintah setempat punya versi berbeda.

Camat Sumber Marga Telang, Putra, yang dikonfirmasi, mengakui bantuan tersebut berasal dari pemerintah pusat, tetapi menegaskan tidak ada pemotongan sama sekali.

“Cuma miss saja. Untuk lebih jelas, silakan konfirmasi ke kades,” ujarnya.

Kepala Desa Terusan Muara, Wancik, yang dimintai keterangan, juga tak banyak bicara. “Idak benar,” jawabnya singkat, menolak tudingan pengurangan bantuan.

BACA JUGA: Cair Rp 6 Juta! Bansos Mahasiswa Tangerang 2026 Dibuka, Cek Syarat & Cara Daftarnya di Sini SEBELUM TERLAMBAT! 

Bansos yang dimaksud merupakan paket beras 20 kilogram dan minyak goreng empat liter untuk warga terdata dalam DTKS Kemensos, serta keluarga miskin dan rentan miskin.

Meski bantahan sudah dilontarkan, kegaduhan di masyarakat belum usai.

Warga menunggu kejelasan, sementara warganet terus menyuarakan desakan untuk mengusut dugaan praktik yang dianggap merugikan penerima bantuan.

Apakah ini benar hanya “miss”, atau ada cerita lain di balik satu gayung beras yang hilang? Warga kini berharap jawaban yang transparan—dan segera. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search