Meski bantahan sudah dilontarkan, kegaduhan di masyarakat belum usai.
Warga menunggu kejelasan, sementara warganet terus menyuarakan desakan untuk mengusut dugaan praktik yang dianggap merugikan penerima bantuan.
Apakah ini benar hanya “miss”, atau ada cerita lain di balik satu gayung beras yang hilang? Warga kini berharap jawaban yang transparan—dan segera. (*/red)







