M. Nor Fandi Mustafa (38), akhirnya diringkus Tim Jagal Bandit Satreskrim Polres Lahat di wilayah Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Jumat malam (31/10) sekitar pukul 22.00 WIB. Foto: dok/IST
RINGKASAN BERITA:
° Empat pelaku pencurian rumah di Lahat membobol rumah warga saat kosong dan mencuri barang senilai Rp15 juta.° Tiga pelaku ditangkap dua hari setelah kejadian, sementara satu pelaku, M. Nor Fandi Mustafa, kabur hampir sebulan sebelum akhirnya ditangkap di Sekayu, Muba.
° Seluruh pelaku dijerat Pasal 363 KUHP. Kapolres mengapresiasi kerja tim dan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan.
Lahat, LintangPos.com — Aksi empat pria asal Kabupaten Lahat yang nekat membobol rumah warga akhirnya tuntas diungkap aparat kepolisian.
Pelaku terakhir yang sempat buron hampir satu bulan, M. Nor Fandi Mustafa (38), akhirnya diringkus Tim Jagal Bandit Satreskrim Polres Lahat di wilayah Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Jumat malam (31/10) sekitar pukul 22.00 WIB.
Kasus pencurian itu terjadi pada Sabtu (4/10/2025) sekitar pukul 08.00 WIB di rumah milik Febry Romi Andrian (37), warga Desa Selawi, Kecamatan Lahat. Pada saat kejadian, rumah korban dalam keadaan kosong.
Melihat situasi tersebut, empat pelaku — Leo Nardo Alvaris (24), Danu Fitra (37), Ahmad Doni (46), dan M. Nor Fandi Mustafa (38) — mencongkel pintu belakang rumah untuk masuk dan mengambil sejumlah barang berharga.
“Barang yang diambil berupa televisi, pakaian, kipas angin, dan tabung gas 3 kilogram.
Total kerugian korban mencapai sekitar Rp15 juta,” ujar Kasubsi Penmas Polres Lahat Aiptu Lispono SH, Minggu (2/11/2025), mewakili Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto S.Ik M.Ik.
BACA JUGA: Begal Emak-emak Dapat Timah Panas, Satu Rekannya Masih Buron!
Usai mengetahui rumahnya dibobol, korban langsung melapor ke SPKT Polres Lahat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Satreskrim bergerak cepat melakukan penyelidikan.
Hasilnya, tiga pelaku berhasil diamankan hanya dua hari kemudian, yakni pada Senin (6/10/2025) pukul 13.00 WIB di wilayah Lahat tanpa perlawanan.
Sementara itu, satu pelaku lainnya, M. Nor Fandi Mustafa, berhasil melarikan diri dan ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO). Upaya pengejaran pun terus dilakukan.
Page: 1 2
Herman Deru menilai gangguan akses bukan hanya memutus konektivitas, tetapi juga bisa meningkatkan ongkos masyarakat.…
Bupati Joncik Muhammad mendorong jalan Pagaralam-Muara Pinang-Pendopo-Bengkulu menjadi jalan nasional saat ground breaking Jembatan Napalan.
Ground breaking Jembatan Napalan di Empat Lawang membuat arus kendaraan dari Pagaralam dialihkan melalui Desa…
Herman Deru dijadwalkan ground breaking dua jembatan di Empat Lawang sekaligus meninjau pemeliharaan Jalan Pagaralam–Tanjung…
Empat agenda Pemkab Empat Lawang pada Selasa 22 September 2026 meliputi pembangunan jembatan, persiapan Satgas…
ASN berinisial A tewas setelah diduga diserang istrinya di Kayuagung, OKI. Polisi mengamankan DLA dan…