Categories: Headline Pagaralam Sumsel

Chozali, Penjaga Jejak Si Pahit Lidah dari Pagar Alam

PAGAR ALAM, LINTANGPOS.com — Di tengah perubahan zaman dan derasnya arus cerita dari dunia digital, sebuah kisah tua masih bertahan di Pagar Alam, Sumatra Selatan. Kisah itu adalah legenda Serunting Sakti, tokoh yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Si Pahit Lidah.

Bukan sekadar cerita tentang kesaktian, legenda ini diwariskan dari mulut ke mulut oleh masyarakat.

Salah satu orang yang masih memegang dan menuturkan kembali kisah tersebut adalah Chozali, warga Pagar Alam yang dipercaya sebagai juru kunci makam yang diyakini sebagai makam Serunting Sakti di Desa Pelang Kenidai.

Kisah mengenai Si Pahit Lidah memang memiliki banyak versi. Namun, di Pagar Alam, cerita tersebut memiliki jejak yang kuat karena masyarakat setempat mengaitkannya dengan sejumlah tempat, tokoh, serta peninggalan yang masih dikenal hingga kini.

BACA JUGA: Tak Banyak yang Tahu! Tradisi Membawa Bahan Makanan Mentah Ini Ternyata Mampu Mengakhiri Konflik Berdarah di Empat Lawang

Dalam buku Sriksetra terbitan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VI (Sumatera Selatan), Desember 2024, karya Dedy Afrianto, tradisi tutur mengenai Serunting Sakti disebut sebagai salah satu kekayaan budaya yang masih diwariskan masyarakat Pagar Alam.

Dari Pinang Belingkar hingga Pagar Alam

Menurut penuturan Chozali, versi cerita yang berkembang di Pagar Alam menyebut Serunting Sakti sebagai keturunan Dewa Semidang, yang juga dikenal dengan nama Batare, Puyang Panjang, atau Bujang Semidang.

Tokoh tersebut disebut berasal dari Pinang Belingkar, Pagaruyung, Sumatra Barat.

Dalam kisah tersebut, kemudian muncul tokoh bernama Si Badrin, yang dikenal pula sebagai Serunting Sakti, Si Pahit Lidah, atau Si Pengucap. Ia disebut tinggal di kawasan Tangga Manik, di pinggir Sungai Selangis.

Si Badrin dikisahkan sebagai seorang yang gemar bercocok tanam. Ia menanam tebu di kawasan Tebat Muare Telang.

BACA JUGA: Cara Unik Pelajar SMK Empat Lawang Bangun Budaya Literasi

Di tengah kebunnya terdapat sebuah mata air yang tidak pernah kering, bahkan ketika musim kemarau tiba.

Page: 1 2 3 4

Legina Ainil Valensi

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Empat Lawang Perluas Ananda Bersinar, Sekolah hingga Desa Jadi Sasaran

Empat Lawang memperluas program Ananda Bersinar melalui sekolah hingga desa. Kemang Manis dijadwalkan menjadi lokasi…

4 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Olahraga
  • Sumsel

154 Karateka Bersaing di Porkab Empat Lawang, Bidik Tiket Porprov 2027

Deskripsi: Sebanyak 154 karateka mengikuti Porkab Empat Lawang 2026. Ajang ini menjadi seleksi atlet menuju…

21 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Operasi Sarang Narkoba Polres Empat Lawang, Pria di Paiker Diamankan dengan Sabu 2,11 Gram

Polres Empat Lawang mengamankan RZ di Desa Air Mayan, Paiker, dengan barang bukti diduga sabu…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

CCTV Kebun Ungkap Pencurian 30 Tandan Sawit di Empat Lawang

Polsek Tebing Tinggi mengamankan RH (46), terduga pencuri 30 tandan sawit di Desa Batu Pance,…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

Bobol Gedung Koperasi Merah Putih, Terduga Pelaku Pencurian Ditangkap di Kebun

Polsek Tebing Tinggi menangkap SR alias Rijok, terduga pelaku pencurian di Gedung Koperasi Merah Putih…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

Operasi Sarang Narkoba di Empat Lawang, Dua Orang Diamankan, Pemasok Kabur!

Polres Empat Lawang dan BNNK mengamankan dua tersangka dalam Operasi Sarang Narkoba di Lintang Kanan.…

2 hari ago