Ringkasan Berita:
° Pemerintah Kota Prabumulih merotasi enam pejabat struktural tanpa promosi jabatan.
° Rotasi digelar Sabtu malam dipimpin Sekda Elman, sebagai langkah strategis meningkatkan efektivitas organisasi dan pelayanan publik.
° Pemkot juga menekankan disiplin dan penempatan aparatur berbasis kompetensi.
PRABUMULIH, LINTANGPOS.com – Malam akhir pekan di Pemkot Prabumulih terasa berbeda.
Lampu ruang rapat lantai I masih menyala terang pada Sabtu (22/11/2025) malam ketika enam pejabat struktural dipanggil untuk mengikuti prosesi pelantikan dan penyesuaian jabatan.
Tanpa seremoni berlebihan, Sekretaris Daerah Kota Prabumulih, H. Elman ST MM, berdiri mewakili Wali Kota H. Arlan memimpin rotasi yang disebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat efektivitas birokrasi.
Tidak seperti biasanya, rotasi kali ini tak membawa promosi. Justru sebaliknya: perpindahan dilakukan dari Eselon II ke III dan dari III ke IV.
“Kebijakan ini adalah bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pemerintah harus hadir dengan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujar Elman dalam sambutan yang dibacakannya.
Reposisi Enam Pejabat Kunci
Daftar reposisi pun cukup mencolok. A Fauzan Akmal SSTP, sebelumnya menjabat Kepala Dinas PMD, kini dipercaya menjadi Sekretaris Dinas Perhubungan.
H Beni Akbari ST MM dipindah dari kursi Kepala Dinas PUPR menjadi Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).
Drs Mulyadi Musa MSi turut bergeser dari Kepala Dinas Kominfo menjadi Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup.
Pergerakan serupa terjadi pada Maiduty Fitriansyah ST MT yang kini menempati posisi Sekretaris Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRINDA), setelah sebelumnya memimpin Dinas Perkim.
Sementara itu, Krisma Gautama SE beralih tugas menjadi Kepala Seksi Pemerintahan dan Ketertiban Umum Kelurahan Muara Dua.
Adapun Sumartha Edison ST kini menjabat Kepala Seksi Pelayanan Umum dan Kesejahteraan Sosial Kelurahan Gunung Ibul Selatan.
BACA JUGA::NasDem Sumsel Bakal Lantik 14 DPD Sekaligus, Surya Paloh Dijadwalkan Hadir Langsung!
Rotasi sebagai Instrumen Perbaikan Kinerja
Dalam pesannya, Wali Kota menegaskan bahwa rotasi bukan sekadar perpindahan jabatan.
Ada misi yang lebih besar: pembenahan mutu pelayanan publik.
Menurutnya, penempatan aparatur harus berbasis kompetensi agar perangkat daerah dapat bekerja optimal.
“Rotasi bukan hanya mutasi. Ini bagian dari manajemen SDM berbasis kompetensi,” tambah Sekda, menegaskan bahwa reorganisasi merupakan strategi memaksimalkan kinerja birokrasi.
Menegakkan Disiplin sebagai Budaya Kerja
BACA JUGA: Pemkot Prabumulih Jamin Gaji Ratusan PHL Cair November! Pelantikan PPPK Tunggu Pergeseran Anggaran
Elman juga memberi penekanan khusus pada disiplin aparatur. Para pejabat yang baru dilantik diminta menjadi contoh dalam kepatuhan jam kerja, kehadiran apel Senin, kegiatan senam Jumat, hingga penggunaan pakaian dinas.
“Pejabat harus menjadi role model. Disiplin adalah pondasi pelayanan yang profesional,” tegasnya.
Cegah Kekosongan Jabatan
Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Prabumulih, Efan Santiaji ST, memastikan bahwa pihaknya telah menyiapkan nama-nama Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi jabatan kepala dinas yang lowong akibat reposisi.
“Nama-nama Plt sudah disiapkan, tinggal menunggu pengumuman dari Pak Wali,” ujarnya.
Penunjukan Plt dinilai penting untuk mencegah kekosongan kepemimpinan yang dapat menghambat operasional OPD.
BACA JUGA: Sulaila Resmi Dilantik Gantikan Almarhum Saukani di DPRD Empat Lawang
Dengan begitu, roda pelayanan publik tetap berjalan lancar. (*/red)





