Ada misi yang lebih besar: pembenahan mutu pelayanan publik.
Menurutnya, penempatan aparatur harus berbasis kompetensi agar perangkat daerah dapat bekerja optimal.
“Rotasi bukan hanya mutasi. Ini bagian dari manajemen SDM berbasis kompetensi,” tambah Sekda, menegaskan bahwa reorganisasi merupakan strategi memaksimalkan kinerja birokrasi.
Menegakkan Disiplin sebagai Budaya Kerja
BACA JUGA: Pemkot Prabumulih Jamin Gaji Ratusan PHL Cair November! Pelantikan PPPK Tunggu Pergeseran Anggaran
Elman juga memberi penekanan khusus pada disiplin aparatur. Para pejabat yang baru dilantik diminta menjadi contoh dalam kepatuhan jam kerja, kehadiran apel Senin, kegiatan senam Jumat, hingga penggunaan pakaian dinas.
“Pejabat harus menjadi role model. Disiplin adalah pondasi pelayanan yang profesional,” tegasnya.
Cegah Kekosongan Jabatan
Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Prabumulih, Efan Santiaji ST, memastikan bahwa pihaknya telah menyiapkan nama-nama Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi jabatan kepala dinas yang lowong akibat reposisi.
“Nama-nama Plt sudah disiapkan, tinggal menunggu pengumuman dari Pak Wali,” ujarnya.
Penunjukan Plt dinilai penting untuk mencegah kekosongan kepemimpinan yang dapat menghambat operasional OPD.
BACA JUGA: Sulaila Resmi Dilantik Gantikan Almarhum Saukani di DPRD Empat Lawang
Dengan begitu, roda pelayanan publik tetap berjalan lancar. (*/red)





