Luky menegaskan bahwa keputusan terkait besaran maupun waktu pelaksanaan kenaikan gaji ASN bukan perkara sederhana.
Menurutnya, banyak variabel yang harus diselaraskan sebelum pemerintah mengetuk keputusan final.
BACA JUGA: Besaran Gaji Pensiunan PNS 2025, Segini Total Hak yang Akan Cair Tiap Bulan
“Ini bukan simpel, semudah kita naikin gaji. Enggak seperti itu,” tegasnya.
Dua Faktor Kunci: Kinerja dan Kemampuan Fiskal
Kemenkeu menyoroti setidaknya dua aspek utama dalam pembahasan usulan tersebut.
Pertama, penilaian kinerja dan produktivitas ASN, yang kini menjadi tulang punggung transformasi birokrasi dan penataan organisasi pemerintah.
Remunerasi dipandang sebagai instrumen penting untuk mendorong kualitas layanan publik.
Kedua, kemampuan fiskal negara. Pemerintah harus memastikan ruang APBN mencukupi sebelum mengalokasikan anggaran untuk penyesuaian gaji.
BACA JUGA: Sudah Cair November! Begini Detik-Detik Rapel Gaji ASN 2025 yang Ditunggu Seluruh Indonesia
“Kita lihat kinerja dan produktivitas ASN seperti apa, dan tentu saja kemampuan fiskal kita seperti apa. Itu semua yang akan kita pertimbangkan,” jelas Luky.
Kenaikan Gaji 2025 Masih Tertahan
Munculnya usulan gaji ASN 2026 ini terjadi saat program kenaikan gaji tahun 2025 justru belum terealisasi.








