Harunya Kepedulian Bupati Kepahiang untuk Korban Kebakaran

oleh -32 Dilihat
oleh
Bupati Kepahiang menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di dua desa serta memerintahkan OPD mengurus dokumen korban secara gratis, Kamis (29/1/2026). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata didampingi Wakil Bupati Abdul Hafizh menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Penanjung Panjang dan Desa Pagar Agung. Bantuan berupa sembako, family kit, kasur, serta santunan tunai Baznas disalurkan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah.


KEPAHIANG, LINTANGPOS.com – Musibah kebakaran yang melanda dua desa di Kabupaten Kepahiang menyisakan duka mendalam bagi para korban.

Namun, di balik peristiwa memilukan tersebut, hadir pula kepedulian nyata dari pemerintah daerah yang langsung turun tangan memberikan bantuan dan dukungan moral kepada warga terdampak.

Kamis (29/1/2026), Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP didampingi Wakil Bupati Kepahiang Ir. Abdul Hafizh, M.Si secara langsung menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Penanjung Panjang, Kecamatan Tebat Karai, serta Desa Pagar Agung, Kecamatan Bermani Ilir.

Kehadiran pimpinan daerah di lokasi bencana menjadi simbol empati sekaligus tanggung jawab pemerintah terhadap warganya.

Bantuan yang disalurkan tidak hanya bersifat simbolis.

Pemerintah Kabupaten Kepahiang melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan berbagai kebutuhan mendesak, mulai dari paket sembako, family kit, kasur, hingga santunan tunai.

BACA JUGA: Truk Pribadi Wali Kota Antar Bantuan ke Wilayah Bencana yang Terlupakan

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban korban yang kehilangan harta benda akibat si jago merah.

Dalam kesempatan itu, Bupati Zurdi Nata menyampaikan rasa keprihatinannya atas musibah yang menimpa warganya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam ketika masyarakatnya tertimpa bencana.

“Kami hadir untuk memberikan bantuan. Meskipun nilainya tidak seberapa, ini merupakan wujud perhatian pemerintah daerah kepada warga yang sedang mengalami musibah,” ujar Zurdi Nata di hadapan korban dan warga sekitar.

Lebih dari sekadar bantuan logistik, Bupati Kepahiang juga menunjukkan kepedulian pada aspek administratif yang kerap luput dari perhatian pascabencana.

Ia secara tegas menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar segera membantu pengurusan dokumen kependudukan maupun dokumen penting lainnya yang rusak atau hilang akibat kebakaran.

BACA JUGA: Empat Lawang Dilanda Rentetan Bencana Awal Januari 2026

“Saya perintahkan kepada OPD terkait, apabila ada dokumen seperti KTP, KK, atau ijazah yang terbakar, agar segera diurus dan tidak dipungut biaya,” tegasnya.

Instruksi tersebut disambut positif oleh para korban.

Kehilangan dokumen penting sering kali menjadi persoalan serius setelah bencana, karena berdampak pada akses layanan publik, pendidikan, hingga bantuan sosial.

Langkah cepat pemerintah daerah dinilai sangat membantu mempercepat pemulihan kondisi korban.

Selain menaruh perhatian pada korban, Bupati Kepahiang juga memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat sekitar yang telah menunjukkan semangat gotong royong.

Sejak kejadian kebakaran hingga pascakejadian, warga bahu-membahu membantu proses pemadaman api, evakuasi barang, hingga memberikan bantuan kepada korban.

BACA JUGA: Solidaritas Tanpa Batas! Dari Empat Lawang Mengalir 1,7 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Tiga Provinsi

“Atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu korban kebakaran, mulai dari proses evakuasi dan pemadaman api hingga bantuan pascakejadian,” ungkapnya.

Semangat kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa nilai solidaritas masih kuat di tengah masyarakat Kepahiang.

Di saat musibah datang tanpa diduga, kepedulian sosial menjadi kekuatan utama untuk bangkit bersama.

Adapun korban kebakaran yang menerima bantuan langsung dari Bupati dan Wakil Bupati Kepahiang adalah Nurhayani, warga Desa Penanjung Panjang, Kecamatan Tebat Karai, serta Sahroni, warga Desa Pagar Agung, Kecamatan Bermani Ilir.

Keduanya mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan pemerintah daerah.

Bagi Pemerintah Kabupaten Kepahiang, kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi bencana.

BACA JUGA: Dari Bencana hingga Prestasi, Sumsel Melangkah Penuh Dinamika

Kehadiran langsung kepala daerah di lokasi terdampak diharapkan mampu memberikan semangat dan rasa aman bagi masyarakat.

Dengan adanya bantuan serta dukungan dari berbagai pihak, pemerintah berharap para korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

Kepedulian yang ditunjukkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran pemerintah di saat-saat sulit. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.