Heboh Siswi SMPN 1 Lubuk Linggau Jadi Korban Pencabulan Guru BK

oleh -232 Dilihat
Kasus pencabulan siswi SMPN 1 Lubuk Linggau oleh guru BK viral di medsos. Pelaku menyerahkan diri, korban alami trauma mendalam, Selasa (23/9/2025). Foto: Istimewa

Lubuk Linggau, LintangPos.com – Dunia pendidikan di Kota Lubuk Linggau kembali tercoreng.

Seorang siswi SMP Negeri 1 Lubuk Linggau diduga menjadi korban pencabulan oleh oknum guru Bimbingan Konseling (BK) berinisial A.

Kasus ini mencuat setelah viral di media sosial, memicu kehebohan di masyarakat.

Viral di Medsos, Orang Tua Korban Syok

Peristiwa memilukan itu awalnya terungkap lewat unggahan di Facebook.

Orang tua korban, E, mengaku mengetahui kondisi putrinya yang berubah drastis setelah melihat postingan tersebut.

BACA JUGA: Motor Hasil Curas Ditemukan, Polsek Lintang Kanan Kembalikan ke Pemilik

“Anak saya jadi sering mengurung diri di kamar, tidak mau makan, tidak mau mandi. Awalnya saya kira sakit atau kena bully di sekolah. Tapi setelah saya lihat postingan di Facebook, ternyata ada foto anak saya,” ujar E.

Menurutnya, korban yang biasanya ceria dan berprestasi mendadak berubah seperti orang ketakutan.

Ia akhirnya meminta bantuan adiknya untuk membujuk korban agar bercerita.

Dari situlah terungkap bahwa anaknya benar-benar menjadi korban pelecehan.

Laporan ke Polisi dan Pihak Sekolah

E kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lubuk Linggau pada Senin (22/9/2025) malam.

BACA JUGA: Longsor Ancam Jembatan Sungai Beliti, Jalur Lintas Sumatera Dijaga Ketat

Keesokan harinya, ia juga melapor ke pihak sekolah.

Tak lama setelah itu, pelaku berinisial A akhirnya menyerahkan diri ke Polres Lubuk Linggau pada Selasa (23/9/2025) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Lubuk Linggau, AKP M Kurniawan Azwar, melalui Kanit PPA Ipda Kopran membenarkan hal itu.

“Yang bersangkutan minta diamankan. Pihak korban sudah melapor malam sebelumnya. Saat ini kasus masih diproses,” jelasnya.

Reaksi Pihak Sekolah

Kepala SMPN 1 Lubuk Linggau, Anita, turut membenarkan adanya kasus ini.

BACA JUGA: Warga Lubuk Linggau Timur Diamankan Polisi Usai Aniaya Pria di Jalan

Menurutnya, oknum guru BK tersebut sudah diamankan pihak kepolisian dan sementara dinonaktifkan dari tugas mengajar.

“Dari informasi yang kami terima, peristiwa itu terjadi sekitar dua minggu lalu. Kami baru tahu kemarin. Untuk sementara, guru tersebut dinonaktifkan sambil menunggu proses dari inspektorat dan BKPSDM,” kata Anita.

Korban Alami Trauma Berat

E menuturkan, kondisi anaknya kini sangat terguncang.

“Sebelum kejadian, dia anak yang ceria, sering ngobrol dan mengajak adiknya bermain.

Tapi sekarang seperti orang stres, menutup diri.

BACA JUGA: UEFA Pertimbangkan Larangan Israel, Ancaman Besar di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Harapannya, pelaku diproses seadil-adilnya dan jangan sampai ada korban lain,” tegasnya.

Korban yang dikenal berprestasi di sekolah bahkan tidak berani masuk kelas sejak kasus ini mencuat.

Sang ayah berharap agar proses hukum berjalan transparan dan memberi rasa aman kembali pada dunia pendidikan.

Cermin Buram Dunia Pendidikan

Kasus ini kembali menjadi catatan kelam dunia pendidikan di Lubuk Linggau.

Masyarakat berharap pihak berwenang memberi hukuman setimpal bagi pelaku dan memperkuat pengawasan agar peristiwa serupa tidak terulang. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.