Kasat Lantas Polres Banyuasin, AKP Suwandi, membenarkan kondisi tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan menyeluruh terhadap titik-titik jalan rusak di Jalintim Palembang–Betung.
“Dari hasil pemetaan, terdapat 19 titik Jalintim Palembang–Betung Banyuasin yang mengalami kerusakan, terutama jalan berlubang,” ujar Suwandi, Senin (15/12/2025).
Menurutnya, Satlantas Polres Banyuasin telah berkoordinasi dengan Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Sumatera Selatan agar perbaikan dapat segera dilakukan.
BACA JUGA: Mobil Tenggelam di Jalan Desa! Hujan Deras Bikin Sungai Menang Seperti Danau Dadakan 3,5 Km
Langkah ini dinilai mendesak mengingat Jalintim merupakan jalur utama pergerakan masyarakat dan logistik lintas provinsi, khususnya menjelang Nataru.
“Perbaikan ini penting agar Jalintim siap menghadapi arus Nataru. Kami terus melakukan pemantauan,” jelasnya.
Salah satu titik kerusakan terparah berada di KM 13. Di lokasi tersebut, lubang besar terbentuk akibat gerusan air di bagian bawah badan jalan.
Untuk mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan, petugas telah membangun jembatan darurat sebagai solusi sementara.
Meski demikian, Suwandi berharap perbaikan permanen dapat segera dituntaskan sebelum puncak arus libur Nataru tiba.
“Kami berharap perbaikan bisa segera dituntaskan sebelum libur Nataru,” pungkasnya.
BACA JUGA: Detik-Detik Ibu di OKI Tewas Saat Menyalip: Sang Anak Luka, Jalan Lintas Timur Geger Pagi Itu
Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat akhir tahun, kondisi Jalintim Palembang–Betung kini menjadi ujian nyata kesiapan infrastruktur jalan nasional. Keselamatan pengguna jalan pun menjadi taruhan jika perbaikan tak segera direalisasikan. (*/red)






