Situasi ini memperlihatkan bahwa kabut asap dapat memengaruhi berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas hingga perdagangan.
Bagi PKL dan UMKM, gangguan aktivitas tersebut menjadi perhatian karena sebagian usaha bergantung pada pergerakan masyarakat setiap hari.
Pemprov Dorong Solusi Ekonomi
BACA JUGA: Sumsel Perketat Karhutla, Satgas Darat Jadi Ujung Tombak
Cik Ujang berharap diskusi yang digelar APKLI Sumsel tidak berhenti pada pembahasan dampak, tetapi menghasilkan strategi adaptasi dan mitigasi yang dapat diterapkan.
Pemprov Sumsel berharap ada solusi konkret untuk menjaga ketahanan ekonomi pedagang kecil selama ancaman kabut asap masih berlangsung.
Menurutnya, perlindungan terhadap ekonomi rakyat perlu berjalan bersamaan dengan upaya penanganan persoalan kabut asap.
Dengan demikian, penanganan kabut asap tidak hanya diarahkan untuk menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat, tetapi juga mempertahankan aktivitas ekonomi masyarakat kecil yang bergantung pada ruang publik.
BACA JUGA: Cegah Karhutla, OKU Selatan Perkuat Peran Masyarakat
Forum APKLI tersebut menjadi ruang bagi pemerintah dan pelaku usaha untuk membicarakan bagaimana roda ekonomi tetap berjalan ketika kondisi lingkungan membatasi aktivitas masyarakat. (*/red)







