Categories: Berita Ekonomi Regional Sumsel

KDEKS Dikukuhkan, Herman Deru Dorong Ekonomi Syariah Lebih Masif

PALEMBANG, LINTANGPOS.com — Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menegaskan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sumsel tidak boleh berhenti pada pengukuhan kelembagaan.

Pernyataan itu disampaikan Herman Deru saat mengukuhkan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Sumsel serta KDEKS kabupaten/kota se-Sumsel di Graha Bina Praja, Jumat (2/10/2026).

Menurut Herman Deru, pengukuhan tersebut harus menjadi titik awal untuk memperkuat langkah nyata pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sumatera Selatan.

Ia menegaskan, KDEKS harus menjalankan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sekaligus mengacu pada rencana strategis pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

BACA JUGA: Joncik Tegaskan KDEKS Harus Berujung pada Ekonomi Rakyat

Potensi Besar, Sosialisasi Harus Masif

Herman Deru melihat potensi ekonomi dan keuangan syariah di Sumsel masih sangat besar. Namun, potensi tersebut membutuhkan pemahaman masyarakat yang lebih luas.

Karena itu, ia mendorong sosialisasi dilakukan secara lebih masif. Edukasi dinilai penting agar ekonomi syariah tidak hanya dipahami sebagai konsep, tetapi semakin dikenal dan diterapkan masyarakat.

“Potensi ekonomi dan keuangan syariah di Sumsel masih cukup besar,” kata Herman Deru.

BACA JUGA: Dari Grup hingga Status WhatsApp, Remaja Pesisir Barat Manfaatkan Media Digital untuk Sebarkan Pesan Dakwah

Ia juga meminta kepala daerah di kabupaten dan kota ikut memperkuat ekosistem ekonomi serta keuangan syariah sesuai potensi wilayah masing-masing.

Ekonomi Syariah Tak Harus Berjalan Sendiri

Herman Deru menekankan pengembangan ekonomi syariah tidak harus dilakukan secara terpisah dari sektor ekonomi lainnya.

Menurutnya, berbagai kekuatan ekonomi dapat dikolaborasikan selama penerapannya tetap memperhatikan prinsip-prinsip syariah.

BACA JUGA: Deah Monica Soroti Tata Ruang dan Permukiman di Sekitar Rel Kereta Api Empat Lawang

“Kita membutuhkan masukan dari KNEKS bagaimana ekonomi non-syariah ini dapat berjalan berdampingan tanpa melanggar prinsip-prinsip syariah,” ujarnya.

Page: 1 2

Redaksi

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Pencurian Sawit Ditindak, Satu Terduga Pelaku Diamankan

Polsek Tebing Tinggi mengamankan seorang pria terkait dugaan pencurian 20 janjang sawit senilai Rp1,2 juta…

3 jam ago
  • Berita

Kejari Empat Lawang Musnahkan Barang Bukti

Kejaksaan Negeri Empat Lawang memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum…

10 jam ago
  • Berita

Joncik Minta Kejari Kaji HGU Perkebunan di Empat Lawang

Bupati Joncik Muhammad meminta Kejari Empat Lawang mengkaji persoalan HGU perkebunan dan membantu optimalisasi BPHTB…

1 hari ago
  • Berita

Pemkab Empat Lawang dan Kejari Teken Perjanjian Kerja Sama, Perkuat Pendampingan Hukum bagi Sembilan OPD

Pemerintah Kabupaten Empat Lawang bersama Kejaksaan Negeri Empat Lawang menandatangani PKS bidang Perdata dan Tata…

1 hari ago
  • Empat Lawang
  • Pemerintahan
  • Sumsel

Yuli Andri Tegaskan JPN Siap Pulihkan Hak Pemkab Empat Lawang

Kajari Empat Lawang Yuli Andri menegaskan kesiapan Jaksa Pengacara Negara mendampingi OPD dan memulihkan hak-hak…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

Polres Empat Lawang Gerebek Kampung Narkoba, Empat Orang Diamankan

Polres Empat Lawang dan BNN menggerebek lokasi dugaan peredaran narkoba di Desa Batu Lintang. Empat…

2 hari ago