Jalan rusak di Sungai Menang akibat hujan deras membuat mobil tenggelam dalam kubangan. Warga kesulitan melintas, sementara perbaikan sedang berlangsung. (*/IST)
° Hujan deras dua minggu terakhir membuat jalan tanah merah di Sungai Menang, OKI, berubah jadi kubangan besar.
° Sebuah minibus putih sampai tenggelam dan tak bisa bergerak.
° Warga terpaksa antre melewati jalur rusak, sementara pemerintah kecamatan memastikan evakuasi telah dilakukan.
OKI, LINTANGPOS.com — Hujan yang tak henti-henti sejak awal Desember 2025 membuat salah satu jalur penghubung antardesa di Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), berubah rupa.
Jalan tanah merah yang biasanya dilewati warga kini menjelma jadi kolam lumpur raksasa sepanjang 3,5 kilometer—dan pada Kamis (29/6/2025) siang, kubangan itu menelan sebuah mobil minibus putih.
Dalam video, pemandangan yang tersaji sungguh mencengangkan: keempat ban minibus itu hilang dari pandangan, terendam hingga hanya menyisakan bagian kaca yang masih “bernapas” di permukaan air keruh.
Di tengah hujan yang masih mengguyur, sejumlah kendaraan lain tampak mengantre, ragu-ragu melewati jalur yang lebih mirip rawa ketimbang jalan raya.
“Lokasi jalan ini di Dusun Rimba Neneng, Kecamatan Sungai Menang,” ujar seorang pria dalam video, sembari menunjukkan kendaraan yang tak bisa bergerak sedikit pun.
Menurutnya, kondisi mobil tersebut sudah mustahil dikemudikan. Upaya penarikan pun dilakukan menggunakan mobil double cabin.
BACA JUGA: Banjir Datang Tengah Malam, Prabumulih Kocar-Kacir: Warga Tak Sempat Selamatkan Harta!
Bila itu gagal, truk besar di belakangnya siap menjadi ‘penyelamat’.
Dikonfirmasi terpisah, Camat Sungai Menang Eka Mardia membenarkan situasi tersebut.
Ia menyebutkan bahwa jalan-jalan di dusun seperti Desa Sidomulyo—khususnya di Dusun Talang Sulit atau yang kerap disebut Rimba Naning—memang sudah lama berada dalam kondisi kritis.
“Jalan itu menghubungkan Cengal ke Sungai Menang. Warga tak punya pilihan selain lewat jalur itu sebagai akses utama,” terangnya.
Ia menjelaskan hujan deras yang turun nyaris tanpa jeda selama dua pekan adalah biang kerok utama kerusakan.
Jalan yang sebenarnya sedang dalam proses perbaikan itu akhirnya tak mampu menahan curah hujan, memaksa warga memutar lewat jalan pintas yang sebelumnya dibuat perusahaan.
BACA JUGA: 153 Desa Terancam Tenggelam? Banyuasin Resmi Siaga Banjir, Warga Diminta Bersiap!
Soal minibus putih yang viral tenggelam di kubangan, Eka memastikan proses evakuasi sudah tuntas.
Page: 1 2
Sumsel menjadi ikon Kriya Nusa 2026 dengan membawa perajin dari 17 kabupaten dan kota serta…
Timsus Polres Empat Lawang menggagalkan dugaan penghadangan mobil pembawa pepaya di jalur Pendopo–Pagaralam, Muara Pinang.
Satresnarkoba Polres Empat Lawang mengamankan dua terduga pelaku dan 40 klip sabu seberat bruto 6,85…
Ketua DPW PAN Sumsel Joncik Muhammad menghadiri puncak HUT ke-28 PAN di JICC Jakarta bersama…
Aksi sejumlah pelajar mengendarai motor secara ugal-ugalan hingga dugaan balap liar meresahkan warga Tebing Tinggi,…
Martha Boru Napitupulu menjelaskan alasan pernikahan semarga menjadi pantangan dalam adat Batak.