Kecelakaan Ford Ranger dan Toyota Agya di Empat Lawang akibat pengemudi mengantuk. Empat penumpang selamat, tiga luka ringan, kerugian Rp80 juta, Minggu (28/12/2025). Foto: Istimewa
° Kecelakaan lalu lintas melibatkan Ford Ranger dan Toyota Agya terjadi di Desa Manggilan, Empat Lawang, Minggu pagi.
° Empat penumpang selamat, tiga luka ringan.
° Penyebab kecelakaan akibat pengemudi mengantuk dengan kerugian material mencapai Rp80 juta.
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com — Suasana tenang Minggu pagi (28/12/2025) di Desa Manggilan, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, mendadak pecah oleh suara benturan keras.
Dua kendaraan, sebuah Ford Ranger dan Toyota Agya, terlibat kecelakaan lalu lintas di ruas jalan lintas Pagar Alam-Bengkulu sekitar pukul 08.30 WIB.
Benturan yang cukup keras itu bukan hanya mengejutkan para pengguna jalan, tetapi juga warga sekitar.
Bahkan, sebuah pagar rumah milik warga bernama Samsu ikut menjadi korban setelah dihantam mobil Ford Ranger yang kehilangan kendali.
Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Empat Lawang, AKP Kukuh Feriyanto, kecelakaan bermula ketika Ford Ranger yang melaju dari arah Pagar Alam menuju Pendopo dikemudikan dalam kondisi mengantuk.
“Pengemudi Ford Ranger mengantuk sehingga hilang kendali. Kendaraan menabrak bagian depan sebelah kanan Toyota Agya, lalu terus melaju dan menghantam pagar rumah warga,” jelas AKP Kukuh.
Di dalam kedua kendaraan terdapat empat orang penumpang.
Meski tabrakan tergolong keras, seluruh penumpang dilaporkan selamat.
Namun, tiga orang mengalami luka ringan dan langsung mendapat penanganan medis.
Peristiwa ini juga menimbulkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp80 juta, mencakup kerusakan kedua kendaraan serta pagar rumah warga yang hancur.
Warga Desa Manggilan mengaku sempat panik mendengar suara benturan yang menggelegar.
Beberapa di antaranya langsung keluar rumah untuk memberikan pertolongan dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang.
BACA JUGA: Tragis di Jalan Raya! 14 Nyawa Melayang, Motor Jadi Biang Kecelakaan di Empat Lawang Sepanjang 2025
Pihak kepolisian kembali mengingatkan para pengendara untuk tidak memaksakan diri berkendara saat lelah atau mengantuk, terutama di jalur lintas yang padat dan memiliki tingkat risiko tinggi.
Page: 1 2
Kejari Empat Lawang menangkap DPO kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Fajar Bakti-Lawang Agung di…
Karhutla Sumsel mencapai estimasi 404,22 hektare hingga 14 September 2026. Sebanyak 319,97 hektare dipadamkan, 84,25…
Polsek Pendopo mengamankan pria berinisial DL alias B dalam kasus dugaan penggelapan motor. Tersangka mengaku…
Polsek Tebing Tinggi bersama tim gabungan bergerak cepat memadamkan Karhutla di Tanjung Kupang untuk mencegah…
Pemkab Empat Lawang menyiapkan perpanjangan PPPK Paruh Waktu. OPD diminta menyerahkan dokumen ke BKPSDM paling…
Bhabinkamtibmas Polsek Tebing Tinggi mengecek pekarangan bergizi sekaligus menyosialisasikan Makmano Karhutla di Tanjung Makmur.