Niat Mendahului Berujung Duka, Pelajar 14 Tahun Tewas Terlindas Truk LPG

oleh -63 Dilihat
oleh
Tragedi kecelakaan lalu lintas di OKU Timur merenggut nyawa pelajar 14 tahun usai motor terjatuh dan terlindas truk tronton LPG. Polisi lakukan penyelidikan, Senin (26/1/2026). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

Kecelakaan maut terjadi di OKU Timur, Sumatera Selatan. Seorang pelajar berusia 14 tahun tewas setelah motor yang ditumpanginya terjatuh dan terlindas truk tronton LPG saat hendak mendahului kendaraan lain. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti insiden ini.


OKU TIMUR, LINTANGPOS.com – Sore yang seharusnya menjadi waktu pulang dan beristirahat berubah menjadi tragedi memilukan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan.

Seorang pelajar perempuan berusia 14 tahun, Ulfatus Daryanti, meregang nyawa di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang ditumpanginya terlibat kecelakaan dengan sebuah truk tronton pengangkut gas LPG, Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 17.20 WIB.

Peristiwa ini terjadi di ruas jalan yang menghubungkan wilayah Petanggan menuju Pasar Gumawang, jalur yang dikenal cukup ramai terutama pada sore hari.

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban saat itu dibonceng menggunakan sepeda motor Honda Revo bernomor polisi BE-3403-WN yang dikendarai oleh Sunarsih (38).

Kasatlantas Polres OKU Timur, AKP Panca Mega Surya, menjelaskan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, sepeda motor melaju dari arah Petanggan menuju Pasar Gumawang.

Di depan motor tersebut, melintas sebuah truk tronton pengangkut LPG bernomor polisi BG-8786-YC yang dikemudikan oleh Riko Diansyah (30).

BACA JUGA: Tragis! Korban Kecelakaan Kepahiang Akhirnya Meninggal Dunia

“Pada saat di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor berniat mendahului truk tronton LPG yang berada di depannya,” ujar AKP Panca saat dikonfirmasi, Senin (26/1/2026).

Namun situasi lalu lintas berubah menjadi genting ketika dari arah berlawanan tiba-tiba melintas sebuah mobil pribadi yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Kehadiran kendaraan tersebut membuat Sunarsih terkejut. Dalam kondisi panik, ia berupaya menghindar ke sisi kiri jalan sambil melakukan pengereman mendadak.

Upaya tersebut justru berujung fatal. Sepeda motor kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke badan jalan.

Pada saat bersamaan, truk tronton LPG yang berada sangat dekat di belakang tidak memiliki cukup ruang dan waktu untuk menghindar sepenuhnya.

“Pengemudi truk berusaha mengelak dengan membanting setir ke kiri, namun karena jarak sudah terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari,” jelas AKP Panca.

BACA JUGA: Pria 34 Tahun Diserang dari Belakang, Diduga Karena Dendam Lama

Akibat insiden itu, Ulfatus Daryanti terjatuh ke bawah kolong truk dan terlindas ban belakang sebelah kanan.

Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka fatal.

Sementara itu, Sunarsih selaku pengendara motor terseret ke sisi kiri jalan dan mengalami luka di bagian kepala, namun masih dalam kondisi hidup dan segera mendapatkan pertolongan medis.

Kabar meninggalnya Ulfatus menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga warga Desa Tugumulyo, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), tempat asal korban.

Ulfatus diketahui masih berstatus sebagai pelajar, dengan masa depan panjang yang seketika terhenti akibat kecelakaan tragis tersebut.

Di sisi lain, pengemudi truk tronton LPG, Riko Diansyah, serta penumpangnya, Yuda Frasetio Utomo (35), dilaporkan tidak mengalami luka dalam kejadian itu.

BACA JUGA: Pria 34 Tahun Diserang dari Belakang, Diduga Karena Dendam Lama

Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengamankan mereka untuk dimintai keterangan guna kepentingan penyelidikan.

Tak lama setelah kejadian, petugas Satlantas Polres OKU Timur langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan, sementara arus lalu lintas sempat mengalami perlambatan akibat kerumunan warga yang ingin melihat langsung peristiwa tersebut.

“Penyelidikan masih terus kami lakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk mencari identitas kendaraan pribadi dari arah berlawanan yang diduga turut memicu kejadian,” tambah AKP Panca.

Kasus kecelakaan ini kembali menjadi pengingat keras akan tingginya risiko di jalan raya, terutama ketika pengendara melakukan manuver mendahului tanpa perhitungan matang.

Jalanan yang padat, jarak pandang terbatas, serta faktor psikologis seperti panik sering kali menjadi kombinasi mematikan.

BACA JUGA: Kecelakaan Tengah Malam di Banyuasin Bongkar 24 Kg Sabu Asal Aceh, Satu Kurir Tewas di Lokasi

AKP Panca juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati dan disiplin dalam berlalu lintas.

Menurutnya, mendahului kendaraan lain harus dilakukan dengan memastikan kondisi jalan benar-benar aman, jarak mencukupi, dan tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Saya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, dan tidak memaksakan mendahului kendaraan jika kondisi tidak memungkinkan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Tragedi yang merenggut nyawa Ulfatus Daryanti ini menambah daftar panjang korban kecelakaan lalu lintas di Sumatera Selatan.

Di balik angka dan data, terdapat kisah manusia, keluarga yang kehilangan, serta masa depan yang tak sempat terwujud.

Peristiwa ini diharapkan menjadi pelajaran bersama bahwa satu keputusan di jalan raya, sekecil apa pun, dapat membawa konsekuensi besar.

BACA JUGA: Diwarnai Penolakan dan Penyegelan Kantor, Muswil X PPP Sumsel Tetap Tancap Gas, Ahmad Palo Resmi Nahkodai Tim Formatur!

Kehati-hatian, kesabaran, dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan sekadar formalitas, melainkan kunci utama untuk mencegah duka serupa terulang kembali. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.