Open House dan Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027 resmi digelar, Senin (7/9/2026). Foto: doc/LINTANGPOS.com
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Open House dan Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027 resmi digelar, Senin (7/9/2026), pukul 07.00 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad, Wakil Bupati Empat Lawang Arifa’i, Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, Wakil Wali Kota Pagar Alam Hj. Bertha, perwakilan Pj Wali Kota Lubuk Linggau, perwakilan Bupati Musi Rawas, Ketua DPRD Empat Lawang, Kapolres Empat Lawang, Kepala Kejaksaan Negeri Empat Lawang, Sekretaris Daerah, Forkopimda, pejabat eselon II, camat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata komitmen negara dalam memenuhi hak masyarakat untuk mendapatkan pendidikan.
Menurutnya, Sekolah Rakyat hadir untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.
BACA JUGA: Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad Lakukan Pengecekan Akhir Sekolah Rakyat Jelang MPLS
“Tidak ada alasan untuk tidak maju. Tidak ada alasan untuk terus berada dalam kemiskinan. Minimal kemiskinan dalam cara berpikir harus kita tinggalkan melalui pendidikan,” ujar Joncik.
Ia mengungkapkan, perjuangan menghadirkan Sekolah Rakyat di Kabupaten Empat Lawang tidaklah mudah.
Awalnya, Kabupaten Empat Lawang belum masuk dalam prioritas utama program tersebut.
Namun, melalui kerja keras pemerintah daerah dan komunikasi dengan pemerintah pusat, Sekolah Rakyat akhirnya berhasil hadir di Empat Lawang.
BACA JUGA: Delapan Pekerja Sekolah Rakyat Dipulangkan, Buntut Aksi Ngadu ke Bupati
Bahkan, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang telah menyiapkan sekitar 10,7 hektare lahan untuk mendukung pengembangan Sekolah Rakyat.
“Tidak ada yang tidak bisa sepanjang kita bersungguh-sungguh. Alhamdulillah, semua pihak bekerja keras sehingga Sekolah Rakyat bisa hadir di Kabupaten Empat Lawang,” katanya.
Kejari Empat Lawang menangkap DPO kasus dugaan korupsi proyek jalan, setelah dua tahun buron. Kerugian…
Kejari Empat Lawang menangkap DPO kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Fajar Bakti-Lawang Agung di…
Karhutla Sumsel mencapai estimasi 404,22 hektare hingga 14 September 2026. Sebanyak 319,97 hektare dipadamkan, 84,25…
Polsek Pendopo mengamankan pria berinisial DL alias B dalam kasus dugaan penggelapan motor. Tersangka mengaku…
Polsek Tebing Tinggi bersama tim gabungan bergerak cepat memadamkan Karhutla di Tanjung Kupang untuk mencegah…
Pemkab Empat Lawang menyiapkan perpanjangan PPPK Paruh Waktu. OPD diminta menyerahkan dokumen ke BKPSDM paling…
View Comments