Operasi Penindakan Kasus Narkoba Digagalkan Massa, Polisi Terpaksa Mundur

oleh -58 Dilihat
oleh
Operasi narkoba Polres OKU Timur di Desa Mangulak dihadang massa. Polisi mundur demi keamanan, Kamis (8/1/2026). Foto: istimewa

Ringkasan Berita:

° Penindakan narkotika Polres OKU Timur di Desa Mangulak berubah tegang ketika puluhan warga menghadang petugas.

° Dengan jumlah personel terbatas dan situasi tak kondusif, polisi akhirnya mundur demi keselamatan anggota.


OKU TIMUR, LINTANGPOS.com Upaya penindakan kasus narkotika yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres OKU Timur di Desa Mangulak, Kecamatan Madang Suku I, Kamis (8/1/2026), berubah menjadi situasi penuh ketegangan.

Operasi yang semula dirancang tertutup itu terpaksa dihentikan setelah aparat berhadapan langsung dengan puluhan warga.

Sekitar sepuluh personel Satres Narkoba dikerahkan ke lokasi berdasarkan informasi dugaan penyalahgunaan narkotika.

Polisi telah mengantongi target dan mulai bergerak mendekati titik yang dicurigai.

Namun, situasi lapangan berubah drastis ketika akses jalan menuju lokasi tiba-tiba dipenuhi warga.

Sejumlah warga menyuarakan keberatan terhadap kehadiran polisi.

BACA JUGA: Kepergok Tengah Malam, Pria Muba Ini Babak Belur Dihajar Massa — Sembunyi di Balik Ranjang Tak Selamatkan Nasibnya

Adu argumen pun tak terelakkan di tengah kerumunan.

Beberapa di antaranya bahkan merekam kejadian tersebut menggunakan telepon genggam, hingga videonya beredar luas di media sosial dan memicu berbagai reaksi publik.

Dengan jumlah personel yang terbatas sementara massa terus bertambah, kondisi dinilai semakin tidak aman.

Demi mencegah potensi bentrokan dan menjaga keselamatan anggota, aparat akhirnya memilih menarik diri dari lokasi.

Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, SIK, MH melalui Kasat Resnarkoba Iptu Guntur Iswahyudi membenarkan peristiwa tersebut.

Menurutnya, anggota kepolisian memang sedang menjalankan tugas penindakan, namun kondisi lapangan tidak memungkinkan operasi dilanjutkan.

BACA JUGA: Pengedar Narkoba di Paiker Panik Buang Barang Bukti Saat Polisi Datang, Isinya Bikin Geleng-geleng Kepala

“Anggota kami sudah berada di lokasi untuk melakukan penindakan, tetapi dihalau oleh massa. Karena jumlah warga jauh lebih banyak dibanding personel, kami memutuskan mundur demi keamanan,” kata Iptu Guntur, Jumat (9/1/2026).

Ia memastikan seluruh personel dalam keadaan selamat dan tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

Meski begitu, pihak kepolisian menyayangkan adanya penghadangan terhadap aparat yang sedang menjalankan tugas negara.

“Pemberantasan narkoba dilakukan untuk kepentingan masyarakat luas. Kami berharap ada dukungan bersama agar lingkungan terbebas dari ancaman narkotika,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat, tetapi memerlukan dukungan penuh dari masyarakat.

Tanpa kerja sama semua pihak, upaya menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkotika akan terus menghadapi tantangan di lapangan. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.