Seorang warga Palembang kehilangan Rp 11,9 juta setelah tertipu link IKD palsu. Polisi membenarkan laporan dan kasus sedang dalam penyelidikan, Jum'at (5/12/2025). Foto: Istimewa
° Warsono, warga Palembang, kehilangan Rp 11,9 juta setelah mengklik link palsu yang dikirim seseorang mengaku dari Capil.
° HP korban terkunci dan rekening terkuras.
° Kasus ini dilaporkan ke Polrestabes Palembang dan tengah ditangani sesuai pasal 378 dan 372 KUHP.
PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Seorang warga Kecamatan Sukarami, Palembang, bernama Warsono (57), harus menelan pil pahit setelah uang tabungan miliknya sebesar Rp 11,9 juta raib diduga akibat penipuan bermodus tautan palsu Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Merasa dirugikan, ia melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Jumat (5/12/2025).
Kepada petugas, Warsono menceritakan bahwa peristiwa bermula pada Rabu (3/12/2025) sekitar pukul 09.00 WIB di kawasan Jalan Kolonel H. Barlian, Komplek Punti Kayu, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang.
Saat itu ia menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai petugas dari Dinas Catatan Sipil (Capil) menggunakan nomor 08816408641 dan 082374744391.
Pelaku kemudian mengirimkan sebuah tautan yang diklaim sebagai akses Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan meminta dirinya mengunduh serta mengisi data pribadi.
Pelaku menyebutkan bahwa pengisian data tersebut bertujuan mempermudah pelayanan administrasi kependudukan.
BACA JUGA: Niat Jual HP, Pemuda Palembang Malah Jadi Korban Penipuan
“Karena saya percaya, saya langsung download link yang diberikan dan mengisi semua data yang diminta,” ungkap Warsono.
Namun bukannya mendapatkan layanan, ia justru dibuat terkejut.
Sesaat setelah mengisi data, ponsel miliknya tiba-tiba terkunci dan tidak bisa lagi dioperasikan.
Merasa ada yang tidak beres, ia buru-buru menuju ATM untuk mengecek saldo tabungannya.
Betapa kagetnya ia ketika melihat saldo rekeningnya telah berkurang Rp 11,9 juta.
“Saya langsung panik. Uang tabungan saya hilang. Saya datang ke sini bersama istri untuk membuat laporan polisi. Harapan saya pelakunya bisa ditangkap dan uang saya kembali,” katanya dengan nada kecewa.
BACA JUGA: Jangan Tertipu IP68! Fakta Mengejutkan Soal Ketahanan Air Ponsel yang Jarang Diungkap Produsen
Sementara itu, Panit SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Yudi Setiawan, didampingi Pamapta Ipda Tamia Rahmadhani, membenarkan adanya laporan tersebut.
Page: 1 2
Mahfud MD mengapresiasi pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dan menyoroti persoalan komunikasi publik serta substansi kebijakan…
Polsek Talang Padang menggencarkan Program Makmano Karhutla untuk mencegah pembakaran hutan dan lahan di Empat…
Bhabinkamtibmas Polsek Pendopo mengecek pekarangan bergizi sekaligus mengajak warga Desa Kungkilan mencegah Karhutla.
PP PAUD Sumsel didorong memperkuat pendidikan karakter anak sekaligus perhatian terhadap gizi, imunisa
Antrean BBM di SPBU Talang Banyu diatur setelah Satlantas Polres Empat Lawang memberi imbauan untuk…
Kejari Empat Lawang mengeksekusi uang pengganti Rp1,66 miliar dari perkara dugaan korupsi pengadaan APAR desa…