Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penusukan di Sungai Musi

oleh -291 Dilihat
Tersangka dan Barang Bukti. Sumber: doc. Humas Polres Empat Lawang

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian di tepian Sungai Musi, Desa Canggu, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang, berhasil diungkap polisi dalam hitungan jam.

Korban berinisial LS (33), warga Kecamatan Talang Padang, meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk pada bagian perut.

Peristiwa tersebut terjadi Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Setelah menerima laporan, Satreskrim Polres Empat Lawang bersama Polsek Talang Padang langsung bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

BACA JUGA: Timsus Polres Empat Lawang Gagalkan Dugaan Begal di Muara Pinang

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Penyelidikan kemudian diarahkan untuk menemukan keberadaan terduga pelaku.

Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP A. Firman, S.H., M.H., menyebut penanganan perkara dilakukan bersama jajaran Polsek Talang Padang.

Sekitar pukul 22.00 WIB, Kanit Pidum IPDA Candra SM. bersama Tim Elang melakukan back up terhadap Polsek Talang Padang dalam upaya mencari terduga pelaku.

BACA JUGA: Polres Empat Lawang Bekuk Tujuh Pelaku Narkoba dan Sita Senpi

Hasil penyelidikan mengarah kepada JS (33). Polisi memperoleh informasi bahwa terduga pelaku bersembunyi di sebuah pondok kebun milik keluarganya di Desa Padang Kabu, Kecamatan Ulu Musi.

Sekitar pukul 23.30 WIB, atau sekitar enam setengah jam setelah peristiwa terjadi, JS berhasil diamankan petugas.

Terduga pelaku kemudian dibawa ke Polres Empat Lawang untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Dari penanganan perkara tersebut, polisi mengamankan satu celana jeans pendek warna biru dengan noda bercak darah.

BACA JUGA: Pria di Tebing Tinggi Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Penyebabnya

Polisi juga mengamankan satu bilah senjata tajam dengan panjang sekitar 25 sentimeter beserta sarung kulit berwarna cokelat.

Barang bukti tersebut kini menjadi bagian dari proses penyidikan untuk mengungkap secara terang perkara yang menyebabkan korban meninggal dunia.

No More Posts Available.

No more pages to load.