Tambahan TPG hingga Rp5 juta jelang Nataru 2025 bukan isu hoaks. Simak penjelasan resmi pemerintah, syarat penerima, dan mekanisme pencairannya. (*/Ils)
° Isu tambahan tunjangan Rp5 juta bagi guru sertifikasi jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ramai beredar.
° Pemerintah akhirnya memberi penjelasan resmi: tambahan tersebut bukan bonus, melainkan bagian dari THR dan gaji ke-13 bagi guru ASN dengan ketentuan tertentu.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), jagat percakapan guru di media sosial dan grup WhatsApp mendadak ramai.
Sebuah kabar menyebutkan bahwa guru bersertifikasi bakal menerima tambahan tunjangan dengan nilai fantastis, bahkan disebut bisa menembus angka Rp5 juta.
Tak sedikit guru yang bertanya-tanya: apakah informasi ini benar atau sekadar isu menyesatkan yang berulang setiap akhir tahun?
Kegelisahan itu wajar. Selama bertahun-tahun, isu tunjangan guru kerap muncul tanpa kejelasan sumber.
Namun kali ini, kabar tersebut mendapat sorotan serius karena disertai klaim adanya “bonus” tunjangan sertifikasi di akhir tahun 2025.
Untuk menjawab keraguan itu, kanal edukasi Guru Abad 21 Selasa, 16 Desember 2025, menyampaikan klarifikasi berdasarkan regulasi resmi pemerintah.
BACA JUGA: Akhir Tahun Jadi Berkah! TPG 100%, THR dan Gaji ke-13 Guru Cair Beruntun hingga Desember 2025
Hasilnya cukup jelas: tambahan tunjangan yang ramai dibicarakan itu memang ada, tetapi bukan bonus di luar ketentuan.
Tambahan tersebut merupakan bagian dari kebijakan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 tahun 2025 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk guru.
Pemerintah menetapkan bahwa dalam komponen THR dan gaji ke-13 tahun 2025, terdapat tambahan Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang nilainya setara dua bulan.
Skemanya sederhana: satu bulan TPG dibayarkan bersama THR dan satu bulan lainnya dibayarkan bersama gaji ke-13.
Dengan skema ini, guru ASN bersertifikasi yang memenuhi syarat akan menerima tambahan TPG sebesar 100 persen dari nilai tunjangan profesinya dalam satu tahun.
Inilah yang kemudian memunculkan angka Rp5 juta atau bahkan lebih dalam berbagai simulasi yang beredar di kalangan guru.
Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…