Kualitas pendidikan inilah yang membuat SMAN 2 Taruna Pamong Praja terus menjadi incaran, tidak hanya oleh warga Bojonegoro, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Di tengah tingginya minat masyarakat, isu biaya masuk kerap menjadi perhatian utama.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Pewai, menegaskan bahwa tidak ada kewajiban sumbangan bagi calon siswa yang lolos seleksi.
Dikutip dari detikJatim, Aries menjelaskan bahwa pada tahapan seleksi, khususnya saat wawancara, pihak sekolah hanya menanyakan kemampuan orang tua untuk memberikan sumbangan secara sukarela.
BACA JUGA: Anggaran Kurang, Sekolah Gratis Mandek di Tengah Dana MBG Jumbo
“Kan ada tesnya, tes terakhir itu ada tes wawancara. Tes wawancara itu baru mereka ditanyakan, berapa kemampuan orang tua yang ingin disumbangkan? Tidak ada paksaan, yang mau nggak sumbang juga tidak apa-apa,” ujar Aries di Surabaya, Rabu (21/1/2026).
Pernyataan ini sekaligus menepis anggapan bahwa masuk SMAN Taruna Pamong Praja harus dengan biaya besar atau sumbangan tertentu yang bersifat wajib.
Berdasarkan brosur penerimaan taruna-taruni SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur Tahun Ajaran 2025/2026, proses seleksi dilakukan dalam dua tahapan utama.
Tahap pertama sepenuhnya gratis. Calon peserta didik hanya perlu mengunggah dokumen persyaratan melalui laman resmi sekolah.
Pada tahap ini, seleksi administrasi menjadi fokus utama.
BACA JUGA: Pelajar 14 Tahun Tewas Terlindas Bus di Depan Sekolah
Peserta yang lolos tahap I kemudian wajib mengikuti seleksi tahap II yang dilaksanakan secara offline.
Pada tahapan inilah calon siswa perlu menyiapkan sejumlah biaya untuk keperluan tes.
Seleksi tahap II terdiri dari beberapa jenis tes yang bertujuan menilai kesiapan akademik, fisik, mental, dan psikologis calon taruna. Tes tersebut meliputi:
Tes ini dirancang untuk memastikan siswa yang diterima benar-benar siap mengikuti sistem pendidikan berasrama dengan standar kedisiplinan tinggi.
BACA JUGA: Waspada Jajanan Sekolah, Dinkes Lahat Bergerak Cepat
Biaya seleksi tahap II bervariasi tergantung fasilitas kesehatan yang dipilih peserta.
Karhutla Sumsel mencapai estimasi 404,22 hektare hingga 14 September 2026. Sebanyak 319,97 hektare dipadamkan, 84,25…
Polsek Pendopo mengamankan pria berinisial DL alias B dalam kasus dugaan penggelapan motor. Tersangka mengaku…
Polsek Tebing Tinggi bersama tim gabungan bergerak cepat memadamkan Karhutla di Tanjung Kupang untuk mencegah…
Pemkab Empat Lawang menyiapkan perpanjangan PPPK Paruh Waktu. OPD diminta menyerahkan dokumen ke BKPSDM paling…
Bhabinkamtibmas Polsek Tebing Tinggi mengecek pekarangan bergizi sekaligus menyosialisasikan Makmano Karhutla di Tanjung Makmur.
Cik Ujang mendorong GSMP Sumsel lebih terarah dan terukur, dengan penguatan lahan rawa, rantai pasok…