Sumatera Selatan Jadi Pelopor Pendidikan Ketahanan Pangan di Indonesia

oleh -742 Dilihat
Sumatera Selatan pelopori Pendidikan Ketahanan Pangan lewat Mulok Kemandirian Pangan di sekolah, langkah visioner wujudkan generasi mandiri dan produktif, Kamis (23/10/2025). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:
° Provinsi Sumatera Selatan mencatat sejarah baru sebagai daerah pertama di Indonesia yang menerapkan Muatan Lokal (Mulok) Kemandirian Pangan di sekolah.

° Program yang diinisiasi oleh Gubernur Herman Deru ini merupakan kelanjutan dari Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) dan bertujuan menanamkan kesadaran ketahanan pangan sejak dini.

° Inisiatif tersebut mendapat apresiasi nasional dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, serta pujian dari berbagai pihak atas langkah visioner Sumsel mengintegrasikan ketahanan pangan ke dalam dunia pendidikan.


Palembang, LintangPos.com — Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan sejarah sebagai provinsi pertama di Indonesia yang menerapkan Pendidikan Ketahanan Pangan melalui Muatan Lokal (Mulok) Kemandirian Pangan di sekolah.

Program ini secara resmi diluncurkan oleh Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, S.Sos, M.M., dan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan kemandirian serta ketahanan pangan nasional berbasis pendidikan.

Peluncuran ini merupakan kelanjutan dari Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang telah digagas sejak tahun 2021.

Program tersebut bertujuan mengubah pola pikir masyarakat dari konsumtif menjadi produktif serta menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya ketahanan pangan bagi keberlanjutan bangsa.

“Mau sekuat apapun alutsista sebuah negara, jika tidak memiliki kemandirian dan ketahanan pangan, maka negara itu akan lemah,” tegas Herman Deru dalam sambutannya, Kamis (23/10/2025).

Menurutnya, langkah strategis ini bukan sekadar pengajaran teori, tetapi juga gerakan nyata yang melibatkan siswa untuk berperan aktif dalam mewujudkan masyarakat mandiri pangan.

BACA JUGA: Bupati Empat Lawang dan Bulog Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Harga Pangan

Dengan memasukkan nilai-nilai ketahanan pangan ke dalam kurikulum, generasi muda diharapkan memiliki wawasan, keterampilan, dan semangat untuk berkontribusi dalam menjaga kemandirian bangsa.

Mulok Kemandirian Pangan Diterapkan di 34 Sekolah

Pada tahap awal, Mulok Kemandirian Pangan telah diterapkan di 34 sekolah di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

Gubernur Herman Deru berharap agar penerapan ini diperluas ke seluruh wilayah, sehingga setiap siswa dapat menjadi agen perubahan menuju kemandirian pangan daerah.

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.