Provinsi Sumatera Selatan mendapat apresiasi dari Kementan RI berkat inovasi Padi Apung dan Gerakan Sumsel Mandiri Benih yang dinilai mampu mendukung swasembada pangan nasional, Senin (15/9/2025). Foto: Istimewa
Palembang, LintangPos.com – Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menegaskan posisinya sebagai daerah pionir dalam sektor pertanian.
Kementerian Pertanian (Kementan) RI memberikan apresiasi tinggi kepada Sumsel atas inovasi berani dalam mengembangkan teknologi Padi Apung dan peluncuran Gerakan Sumsel Mandiri Benih.
Penghargaan tersebut disampaikan pada acara Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional X yang digelar di Jakabaring Sport City, Sabtu (13/9/2025).
Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Dr. Yudi Sastro, menyebut teknologi Padi Apung sebagai solusi cerdas untuk meningkatkan produksi di lahan rawa.
“Langkah ini bisa menjadi terobosan penting bagi pertanian Indonesia, khususnya dalam mengatasi tantangan lahan suboptimal,” ujar Yudi.
Selain itu, program Gerakan Sumsel Mandiri Benih juga diapresiasi sebagai strategi krusial untuk menjamin ketersediaan benih berkualitas.
BACA JUGA: Pemuda di Empat Lawang Ditangkap Bawa Sabu 2,86 Gram
“Kami yakin hambatan terkait benih dapat terselesaikan melalui gerakan ini,” tambahnya.
Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, yang hadir dalam kesempatan tersebut, mengaku bangga dengan hasil penanaman Padi Apung.
Ia menegaskan bahwa tugas utama berikutnya adalah mengimplementasikan inovasi ini secara lebih luas.
“Ini hasilnya bisa begitu membanggakan. Tugas kita selanjutnya adalah bagaimana mengimplementasikannya di lapangan,” kata Herman Deru.
Ia juga meminta para penyuluh dan pemangku kepentingan pertanian untuk aktif mendorong petani menggunakan varietas baru.
Menurutnya, kedisiplinan petani dan fokus pada intensifikasi pertanian menjadi kunci keberhasilan.
BACA JUGA: Apel Kebangsaan di Prabumulih, Wako Arlan Ingatkan Aksi Tanpa Anarkis
Dalam arahannya, Herman Deru menyoroti pentingnya meningkatkan indeks pertanaman agar Sumsel bisa mengejar produksi provinsi-provinsi di Jawa.
Ia juga mengingatkan soal masalah “losis” atau kehilangan hasil panen yang harus ditekan semaksimal mungkin.
“Dengan strategi ini, kami yakin Sumsel mampu menjadi lumbung pangan yang bukan hanya menopang kebutuhan daerah, tapi juga mendukung swasembada nasional,” tegasnya.
Page: 1 2
Sumsel menjadi ikon Kriya Nusa 2026 dengan membawa perajin dari 17 kabupaten dan kota serta…
Timsus Polres Empat Lawang menggagalkan dugaan penghadangan mobil pembawa pepaya di jalur Pendopo–Pagaralam, Muara Pinang.
Satresnarkoba Polres Empat Lawang mengamankan dua terduga pelaku dan 40 klip sabu seberat bruto 6,85…
Ketua DPW PAN Sumsel Joncik Muhammad menghadiri puncak HUT ke-28 PAN di JICC Jakarta bersama…
Aksi sejumlah pelajar mengendarai motor secara ugal-ugalan hingga dugaan balap liar meresahkan warga Tebing Tinggi,…
Martha Boru Napitupulu menjelaskan alasan pernikahan semarga menjadi pantangan dalam adat Batak.