Sumsel Raih Peringkat Kedua Nasional dalam Penilaian Lembaga Pendidikan Pesantren

oleh -1761 Dilihat
Gubernur Sumsel menerima audiensi Forum Pondok Pesantren Sumatera Selatan di Ruang Rapat Gubernur, Rabu (29/10/2025). Foto: dok/ist/sumselprov.go.id

Ringkasan Berita:
° Sumatera Selatan menempati posisi kedua nasional dalam penilaian lembaga pendidikan pesantren.

° Gubernur Herman Deru mengapresiasi capaian ini dan menyebutnya sebagai bukti pengakuan nasional terhadap peran pesantren di Sumsel.

° Ia juga menegaskan rencana pemberian bantuan BOS Daerah bagi santri Aliyah mulai 2026, serta mendorong pesantren mengembangkan pendidikan berbasis teknologi.

° Sementara itu, KH. Hendra Zainudin dari Ponpes Aulia Cendikia menyatakan akan menggelar “Doa Seribu Santri” sebagai bentuk syukur atas penghargaan tersebut.


Palembang, LintangPos.com — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengungkapkan rasa syukur mendalam setelah Sumsel berhasil meraih peringkat kedua nasional dalam penilaian lembaga pendidikan pesantren.

Capaian ini, menurutnya, merupakan bukti konkret bahwa pesantren di Sumsel telah diakui dan berperan aktif dalam sistem pendidikan formal nasional.

“Menjadi nomor dua nasional berarti kita berhasil mengungguli banyak provinsi besar lainnya, termasuk di Pulau Jawa. Ini bukti bahwa pesantren kita sudah dikenal dan diakui,” kata Herman Deru saat menerima audiensi Forum Pondok Pesantren Sumsel di Ruang Rapat Gubernur, Rabu (29/10/2025).

Herman Deru juga meminta agar capaian membanggakan ini disebarluaskan di seluruh pondok pesantren di Sumsel.

Ia mendorong agar penghargaan tersebut dipublikasikan melalui spanduk dan media pesantren, sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras para pengelola dan santri.

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.