Ringkasan Berita:
° Dinas Kominfo Kabupaten OKU merencanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) digelar dua kali setahun mulai 2027.
° Program peningkatan SDM pers ini tertunda karena keterbatasan anggaran 2026, meski dinilai penting untuk kualitas jurnalistik di OKU.
OKU, LINTANGPOS.com – Rencana pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) kembali mencuat.
Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) OKU menargetkan UKW dapat digelar secara rutin dua kali dalam setahun, namun realisasinya baru memungkinkan pada tahun 2027.
Kepala Dinas Kominfo OKU, Mirdaili, menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) awak media yang bertugas di Bumi Sebimbing Sekundang.
Hal tersebut ia ungkapkan dalam podcast Ngoceh OKU SATU.
“Tahun 2027, kalau situasi anggaran bagus. Kami rencanakan dua kali setahun. Di awal dan akhir tahun, minimal satu kali,” ujar Mirdaili
Tertunda Anggaran, Bukan Kurang Komitmen
BACA JUGA: Wartawan Diancam & Didorong Saat Liputan Korupsi Rp1,6 Triliun, Kasusnya Diaporkan ke Polisi
Menurut Mirdaili, sejatinya program UKW sudah direncanakan untuk dilaksanakan pada tahun 2026.
Bahkan, gagasan tersebut muncul dari aspirasi wartawan lokal dan sejalan dengan pemikiran internal Kominfo OKU.
Namun, keterbatasan anggaran daerah menjadi kendala utama sehingga rencana tersebut harus ditunda.
“Tapi sekarang terbentur anggaran untuk tahun 2026 ini, harap maklum dulu,” katanya.
Peran Wartawan OKU Dinilai Sudah Baik
Meski UKW belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat, Kominfo OKU menilai kinerja wartawan di wilayah tersebut sudah berjalan cukup baik.
Peran media dalam menyampaikan informasi sekaligus masukan kepada pemerintah daerah dinilai sangat positif.
“Masukan yang disampaikan rekan media bagus. Tapi ada yang bisa direalisasikan, ada juga yang belum, karena terkait anggaran,” tandas Mirdaili.
Harapan 2027 Jadi Titik Awal
Rencana UKW dua kali setahun diharapkan dapat menjadi tonggak peningkatan profesionalisme wartawan di OKU.
Jika kondisi keuangan daerah membaik, tahun 2027 diproyeksikan menjadi awal konsistensi pembinaan kompetensi pers lokal, demi jurnalisme yang semakin berkualitas dan berintegritas. (*/red)






