Waktu Tempuh Anjlok dari 2 Jam ke 50 Menit! Jalan Poros Pulau Panggung–Gumay Ulu Resmi Dibuka, Warga Lahat Bersorak

oleh -121 Dilihat
oleh
Jalan Poros Pulau Panggung–Gumay Ulu diresmikan Gubernur Sumsel, memotong waktu tempuh dan membuka peluang ekonomi baru bagi warga Lahat, Sabtu (6/12/2025). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° Gubernur Sumsel Herman Deru meresmikan Jalan Poros Pulau Panggung–Gumay Ulu di Lahat setelah menggelontorkan Rp30 miliar.

° Akses kini hanya 50 menit dari sebelumnya 2 jam.

° Infrastruktur ini diyakini mendongkrak ekonomi, layanan publik, dan aktivitas warga.


LAHAT, LINTANGPOS.com – Di Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat, riuh tepuk tangan warga pecah ketika Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru tiba untuk meresmikan Jalan Poros Pulau Panggung–Gumay Ulu.

Ruas strategis yang selama ini jadi nadi penghubung antarwilayah itu akhirnya tuntas dibangun setelah Pemerintah Provinsi Sumsel menggelontorkan dana bantuan sebesar Rp30 miliar—bagian dari kebutuhan anggaran proyek yang diperkirakan mencapai Rp70–80 miliar.

Deru bercerita, jalan mulus yang kini membelah perbukitan itu bermula dari aspirasi para kepala desa sejak September 2023.

“Waktu tempuh yang dulu dua jam kini tinggal sekitar 50 menit. Awal tahun depan sudah bisa beroperasi penuh,” ujarnya, Sabtu (6/12/2025).

Lebih dari sekadar membuka akses, Deru menegaskan bahwa jalan ini adalah simbol bahwa suara rakyat menjadi kompas pembangunan daerah.

Ia mengingatkan bahwa infrastruktur publik hanya mungkin terwujud karena masyarakat taat membayar pajak.

BACA JUGA: Perum BULOG dan Pemkab Muara Enim Tandatangani MoU Pembangunan Infrastruktur Pascapanen

“Jalan ini bukan dibangun karena kita berkelimpahan. Tolong dijaga bersama. Kalau ada kendaraan berat yang berpotensi merusak, jangan dibiarkan,” tegasnya.

Bagi warga Pajar Bulan dan sekitarnya, hadirnya jalan baru ini menjadi napas baru bagi perekonomian.

Distribusi hasil pertanian diproyeksikan lebih lancar, sementara akses pendidikan dan kesehatan akan jauh lebih mudah dijangkau.

Di sela peresmian, Deru juga mengumumkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk tahun anggaran 2025 sebesar Rp20 juta per desa, yang dialokasikan untuk operasional kepala desa, BPD, posyandu, ketahanan pangan, hingga program Desa Bersinar.

Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, mengapresiasi langkah pemprov. Ia mengatakan, masyarakat kini bisa merasakan langsung manfaat pembangunan.

“Dulu perlu dua jam, sekarang cukup sekitar 50 menit. Ini berkat kolaborasi antara desa, kabupaten, dan provinsi,” ujarnya.

BACA JUGA: Viral Aksi Mandi Lumpur! Wabup Ogan Ilir Turun Tangan Perintahkan Perbaikan Jalan Rengas II

Senada, Kepala Desa Pulau Panggung Adi Sismiko menyampaikan rasa syukur dan terima kasih.

Baginya, jalan ini bukan hanya sekadar akses, tetapi harapan baru bagi pelayanan desa.

“Bantuan yang diterima akan dimanfaatkan untuk posyandu dan program Desa Bersinar,” katanya.

Dengan terbukanya jalur vital ini, denyut kehidupan di Pulau Panggung, Gumay Ulu, dan Pajar Bulan diprediksi kian kencang—membawa harapan akan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di Kabupaten Lahat. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.