Ringkasan Berita:
° Pemerintah melalui BKN tengah menguji alat ukur baru untuk menilai potensi dan kompetensi ASN.
° Tak hanya kemampuan teknis, moralitas dan integritas juga jadi sorotan.
° Uji coba melibatkan 22 peserta dari berbagai instansi, menandai era baru meritokrasi di birokrasi Indonesia.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Sebagai langkah memperkuat prinsip meritokrasi di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), pemerintah mulai berbenah besar-besaran dalam sistem penilaian pegawai negeri.
Salah satu gebrakan penting datang dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang mengubah cara mengukur potensi dan kompetensi ASN.
Plt. Deputi Bidang Penyelenggaraan Layanan Manajemen ASN BKN, Aris Windiyanto, menjelaskan bahwa perubahan alat ukur ini merupakan bentuk komitmen pemerintah terhadap sistem manajemen ASN yang lebih ilmiah dan transparan.
“Alat ukur yang digunakan harus dapat dipercaya (reliable) dan benar-benar mengukur apa yang seharusnya diukur (valid),” ujarnya dalam keterangan resmi di situs BKN, Jumat (7/11/2025) lalu.








