Categories: Metropolis Prabumulih Sumsel

Gapura Ikon Prabumulih Roboh, Janji Perusahaan Jadi Sorotan

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemerintah kota memberikan gambar teknis serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebagai acuan pembangunan.

Sementara itu, penentuan titik lokasi pendirian gapura sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Kota Prabumulih.

Dukungan lain juga datang dari Dinas Perhubungan, yang bertugas melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung demi keselamatan pekerja dan pengguna jalan.

Pemkot bahkan menjamin tidak akan ada gangguan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab selama proyek berlangsung, sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran pembangunan ulang ikon kota tersebut.

BACA JUGA: Kantor DPRD Prabumulih Tanpa Security, Ada Apa Sebenarnya?

Target Waktu dan Konsekuensi

Dalam kesepakatan disebutkan bahwa pembangunan gapura direncanakan berlangsung selama 4 hingga 6 bulan setelah penandatanganan perjanjian.

Artinya, secara ideal, gapura seharusnya sudah kembali berdiri pada pertengahan 2025.

Namun, perjanjian itu juga memuat klausul tegas.

Jika dalam jangka waktu yang ditentukan pembangunan tidak selesai, Pemerintah Kota Prabumulih berhak mengambil alih proses pembangunan, dengan catatan seluruh biaya tetap menjadi tanggung jawab PT Mitra Tambang Raya.

Setelah pembangunan rampung, gapura akan diserahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Kota Prabumulih sebagai bentuk akhir pertanggungjawaban perusahaan atas insiden tersebut.

BACA JUGA: Pria Jagoan Prabumulih Diciduk, Bandar Narkoba Dibekuk di Rumah

Fakta di Lapangan Jadi Sorotan

Meski kesepakatan telah diteken secara resmi, fakta di lapangan justru memunculkan tanda tanya.

Hingga lebih dari setahun pasca robohnya gapura, pembangunan kembali dinilai belum menunjukkan progres signifikan.

Perbaikan bahkan disebut baru mulai dilakukan menjelang awal tahun 2026.

Kondisi ini memicu reaksi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih.

Komisi III DPRD Prabumulih melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan gapura air mancur tersebut.

BACA JUGA: Gerbang Ikon Prabumulih Dibangun Lagi, Akses Kota Ditutup Sementara

Ketua Komisi III DPRD Prabumulih, Nicho Adha Pranata, menyatakan pihaknya meminta pemerintah daerah, khususnya Dinas PUPR dan Dinas Perhubungan, untuk segera memanggil pihak PT Mitra Tambang Raya guna meminta penjelasan atas lambannya progres pembangunan.

Page: 1 2 3

Redaksi

Share
Tags: DPRD Prabumulih Gapura Prabumulih gapura roboh pembangunan fasilitas publik Pemkot Prabumulih PT Mitra Tambang Raya tanggung jawab perusahaan
Topik: Peristiwa

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Olahraga
  • Sumsel

154 Karateka Bersaing di Porkab Empat Lawang, Bidik Tiket Porprov 2027

Deskripsi: Sebanyak 154 karateka mengikuti Porkab Empat Lawang 2026. Ajang ini menjadi seleksi atlet menuju…

3 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Operasi Sarang Narkoba Polres Empat Lawang, Pria di Paiker Diamankan dengan Sabu 2,11 Gram

Polres Empat Lawang mengamankan RZ di Desa Air Mayan, Paiker, dengan barang bukti diduga sabu…

3 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

CCTV Kebun Ungkap Pencurian 30 Tandan Sawit di Empat Lawang

Polsek Tebing Tinggi mengamankan RH (46), terduga pencuri 30 tandan sawit di Desa Batu Pance,…

4 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

Bobol Gedung Koperasi Merah Putih, Terduga Pelaku Pencurian Ditangkap di Kebun

Polsek Tebing Tinggi menangkap SR alias Rijok, terduga pelaku pencurian di Gedung Koperasi Merah Putih…

4 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

Operasi Sarang Narkoba di Empat Lawang, Dua Orang Diamankan, Pemasok Kabur!

Polres Empat Lawang dan BNNK mengamankan dua tersangka dalam Operasi Sarang Narkoba di Lintang Kanan.…

5 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Gudang SDN 19 Tunggul Itam Terbakar, 180 Kursi dan 100 Meja Hangus

Gudang SDN 19 Tunggul Itam di Empat Lawang terbakar. Ratusan fasilitas belajar dan material bangunan…

5 hari ago