Beredarnya tangkapan layar dan permintaan data pribadi soal THR TPG 100% membuat guru bingung. Pemerintah menegaskan pendataan hanya lewat jalur resmi daerah.(*/ils)
° Isu THR TPG 100% untuk guru ASN memicu kebingungan setelah beredar tangkapan layar dan pesan pribadi yang mengatasnamakan kementerian.
° Kemenkeu menegaskan tidak pernah meminta data pribadi.
° Pemerintah daerah menjadi satu-satunya pihak yang berwenang melakukan pendataan resmi.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Di banyak grup percakapan guru, satu topik sedang menjadi “hidangan utama” yang dibahas tanpa henti: tunjangan hari raya (THR) dan isu bahwa TPG bakal cair 100 persen.
Percakapan mengalir deras, tangkapan layar berseliweran, dan kabar-kabar yang belum jelas asalnya seakan berubah menjadi kebenaran yang tak perlu dipertanyakan.
Namun, di balik euforia itu, muncul pula rasa waswas.
Tidak sedikit guru yang mengaku tiba-tiba mendapat pesan pribadi dari seseorang yang mengatasnamakan kementerian.
Mereka diminta mengirimkan data pribadi: foto KTP, nomor rekening, hingga dokumen sensitif lain.
“Katanya buat proses pencairan THR tambahan,” ujar seorang guru dalam sebuah laporan.
BACA JUGA; Dibilang Bonus, Kok Berasa Hukuman? Guru Curhat Pahitnya TPG 100% yang Tak Kunjung Cair
Yang jadi masalah: pusat ternyata tidak pernah meminta data seperti itu.
Fenomena ini memperlihatkan betapa mudahnya misinformasi berkembang saat masyarakat sedang menunggu kabar penting.
Harapan guru terhadap tambahan tunjangan menjelang hari raya membuat pesan apa pun yang terdengar meyakinkan—apalagi memakai nama kementerian—langsung dipercaya.
Tangkapan layar berisi “penjelasan resmi” soal TPG 100 persen menyebar seperti angin. Ada yang menuliskan bahwa tambahan tunjangan akan cair setelah data daerah masuk ke pusat.
Ada pula yang mengklaim pemerintah telah memberi lampu hijau.
BACA JUGA: TPG 100 Persen Bikin Heboh! Benarkah Cair Mendadak? Ini Fakta Resmi di Baliknya
Tulisan itu lengkap, rapi, dan memakai gaya bahasa formal.
Sekilas tampak benar. Tapi ada satu masalah: hampir tak ada yang mencantumkan sumber, tanggal, atau kanal resmi penerbit.
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.
Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…
Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…