Categories: Headline Politik Sumsel

Jalur Sungai Ditutup! Tongkang Batu Bara Terancam Stop Total, Dana Jembatan Rp 35 Miliar Tak Kunjung Terkumpul

Ringkasan Berita:

° Pemprov Sumatera Selatan memastikan penutupan jalur Sungai Lalan bagi tongkang batu bara mulai awal tahun jika dana pembangunan Jembatan Lalan tak tersedia.

° Kebutuhan anggaran Rp 35 miliar belum jelas progresnya, sementara jalur lain tetap dibuka.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Penutupan jalur sungai kembali menjadi sorotan di Sumatera Selatan.

Kali ini, Sungai Lalan di Kabupaten Musi Banyuasin terancam ditutup total bagi aktivitas tongkang pengangkut batu bara.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menegaskan langkah tegas ini akan diberlakukan mulai awal tahun mendatang jika kebutuhan dana pembangunan Jembatan Lalan yang ambruk belum juga terpenuhi.

Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Jembatan Lalan diketahui ambruk setelah ditabrak tongkang batu bara pada Agustus 2024 lalu.

Sejak saat itu, akses transportasi darat masyarakat terganggu, sementara pembangunan jembatan pengganti tak kunjung berjalan karena persoalan klasik: pendanaan.

Asisten I Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Apriyadi, mengungkapkan bahwa hingga kini belum ada kejelasan komitmen dana dari pihak Asosiasi Lalu Lintas di Bawah Jembatan P6 Lalan (AP6L).

BACA JUGA: Jembatan P6 Lalan Belum Rampung, Pemprov Sumsel Siap Tutup Jalur Sungai per 1 Januari 2026

Padahal, asosiasi tersebut menaungi para pelaku usaha yang selama ini memanfaatkan jalur Sungai Lalan sebagai jalur vital distribusi batu bara.

“Per 1 Januari disepakati bahwa arus kapal tongkang batu bara yang melintas di Sungai Lalan ditutup, karena progres untuk pembangunannya tidak ada,” ujar Apriyadi, Senin (22/12/2025).

Ia menegaskan, keputusan ini bukan sepihak. Penutupan jalur tersebut merupakan hasil rapat pembahasan yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel dan telah sesuai dengan arahan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru.

Pemerintah daerah, kata dia, telah memberikan waktu dan ruang cukup panjang agar pihak asosiasi menunjukkan itikad baik.

Namun hingga menjelang tenggat akhir tahun, komitmen yang dinanti tak kunjung datang.

Page: 1 2 3

Redaksi

Share
Tags: AP6L dampak penurunan produksi batu bara Sumsel Herman Deru jalur sungai ditutup Jembatan Lalan Musi Banyuasin Pemprov Sumsel Sungai Lalan tongkang batu bara
Topik: Bisnis

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

TP PKK dan BNN Luncurkan Ananda Bersinar di Empat Lawang

TP PKK dan BNNK Empat Lawang meluncurkan Ananda Bersinar untuk memperkuat pencegahan narkoba pada anak…

16 menit ago
  • Berita

Joncik Ajak Pemuda Empat Lawang Jaga Persatuan dan Keberagaman

Bupati Joncik Muhammad mengajak masyarakat dan pemuda Empat Lawang menjaga persatuan serta menjadikan keberagaman sebagai…

6 jam ago
  • Berita

Polsek Muara Pinang Antar Jenazah Warga Lewat Program Si Baja

Polsek Muara Pinang membantu mengantarkan jenazah Nuril Aminah melalui program Si Baja sebagai wujud pelayanan…

21 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Pencegahan Narkoba dari Hulu

BNN Empat Lawang mengajak pemerintah, sekolah, dan masyarakat memperkuat pencegahan narkoba melalui edukasi, inovasi, dan…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Headline
  • Sumsel

Dua Rumah di Ulu Musi Empat Lawang Ludes Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

Dua rumah warga di Padang Tepung, Ulu Musi, Empat Lawang, ludes terbakar. Diduga korsleting listrik,…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Empat Lawang Perluas Ananda Bersinar, Sekolah hingga Desa Jadi Sasaran

Empat Lawang memperluas program Ananda Bersinar melalui sekolah hingga desa. Kemang Manis dijadwalkan menjadi lokasi…

2 hari ago