KEPAHIANG, LINTANGPOS.com – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali meresahkan masyarakat Kabupaten Kepahiang, Bengkulu.
Kali ini, peristiwa tersebut menimpa seorang kurir paket bernama Toni, warga Desa Nanti Agung.
Saat menjalankan tugas pengantaran, ia harus menelan kerugian besar setelah sepeda motor yang digunakannya untuk bekerja hilang bersama sejumlah paket milik pelanggan.
Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Jumat (6/2/2025) sekitar pukul 11.00 WIB di Desa Sukamerindu, Kecamatan Kepahiang.
Saat itu, Toni sedang menjalankan rutinitasnya mengantarkan paket ke beberapa rumah warga yang lokasinya berdekatan.
Aktivitas tersebut merupakan pekerjaan sehari-hari yang menjadi sumber penghidupannya.
BACA JUGA: Motor Raib Saat ke Pasar, Jejak CCTV Antar Polisi Ringkus Maling Lintas Daerah
Menurut Toni, kejadian bermula ketika dirinya selesai mengantarkan paket ke rumah pelanggan pertama.
Ia kemudian melanjutkan pengantaran ke rumah kedua yang berada tidak jauh dari lokasi awal.
Sepeda motor miliknya masih diparkir di depan rumah pelanggan pertama, dengan perkiraan waktu pengantaran yang tidak terlalu lama.
“Habis ngantar paket pertama, aku lanjut ke rumah kedua yang posisinya di sebelah. Motor masih aku tinggal di depan rumah pelanggan pertama,” ujar Toni menceritakan kronologi kejadian.
Namun, hanya berselang sekitar sepuluh menit, situasi berubah drastis.
Saat Toni kembali untuk mengambil sepeda motor dan melanjutkan pengantaran paket berikutnya, kendaraan tersebut sudah tidak berada di tempat semula.
BACA JUGA: Tak Kapok Keluar Penjara, Residivis Begal Empat Lawang Ditangkap Lagi
Ia pun langsung panik dan berusaha mencari keberadaan motornya di sekitar lokasi, tetapi hasilnya nihil.
“Baru sekitar sepuluh menit ditinggal. Setelah dari rumah kedua mau ambil motor, ternyata sudah hilang,” ungkapnya dengan nada kecewa.
Sepeda motor yang hilang diketahui berjenis Honda Beat Street dengan nomor polisi BD 4561 YG.
Tidak hanya kendaraan, sejumlah paket milik pelanggan yang belum sempat diantarkan juga ikut raib.
Kehilangan tersebut tidak hanya berdampak pada kerugian materi bagi Toni, tetapi juga menimbulkan potensi kerugian bagi pelanggan yang menunggu paket mereka.
Kasus ini menambah daftar panjang pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kabupaten Kepahiang yang belakangan cukup meresahkan masyarakat.
BACA JUGA: Ojol Palembang Dibegal Siang Hari, Motor Raib di Jalan Malaka
Aksi pencurian yang berlangsung cepat di siang hari menunjukkan pelaku diduga telah mengincar target dan memanfaatkan kelengahan korban.
Toni berharap aparat kepolisian dapat segera mengusut kasus tersebut dan menemukan pelaku agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Hingga berita ini diterbitkan, peristiwa pencurian tersebut masih dalam penanganan pihak berwajib.
Masyarakat pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan, guna meminimalisir risiko tindak kejahatan. (*/red)





