Kesepakatan pembangunan ulang Gapura Prabumulih antara Pemkot dan PT Mitra Tambang Raya disorot karena realisasi dinilai berlarut hingga lebih setahun. Foto: istimewa
PT Mitra Tambang Raya berkomitmen membangun kembali Gapura Selamat Datang Kota Prabumulih yang roboh akibat tertabrak dump truk miliknya. Meski kesepakatan diteken Desember 2024, realisasi pembangunan dinilai molor hingga menuai sorotan DPRD.
PRABUMULIH, LINTANGPOS.com – Ikon sebuah kota bukan sekadar bangunan fisik.
Ia menyimpan identitas, kebanggaan, sekaligus kesan pertama bagi siapa pun yang melintas.
Hal inilah yang dirasakan masyarakat Kota Prabumulih ketika Gapura Selamat Datang Kota Prabumulih roboh usai tertabrak dump truk milik PT Mitra Tambang Raya (MTR) pada Minggu dini hari, 1 September 2024.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.45 WIB itu mengakibatkan kerusakan total pada gapura yang selama ini menjadi simbol penyambut warga dan tamu kota.
Dump truk bermuatan kontainer kosong milik perusahaan tersebut menabrak konstruksi gapura hingga ambruk, menyisakan puing dan kekecewaan publik.
BACA JUGA: Rincian Pejabat dan Kepala Sekolah di Prabumulih yang Dilantik Cak Arlan
Pasca kejadian, Pemerintah Kota Prabumulih dan PT Mitra Tambang Raya memilih jalur musyawarah sebagai langkah penyelesaian.
Hasilnya, pada Senin, 2 Desember 2024, kedua belah pihak secara resmi menandatangani Surat Kesepakatan Bersama di Kantor Wali Kota Prabumulih, Provinsi Sumatera Selatan.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Mitra Tambang Raya, Antony, sebagai Pihak Pertama, dan Pj Wali Kota Prabumulih, H. Elman, S.T., M.M., selaku Pihak Kedua.
Kesepakatan tersebut menegaskan tanggung jawab penuh perusahaan atas kerusakan fasilitas publik yang ditimbulkan.
Dalam dokumen itu, PT MTR menyatakan komitmennya untuk membangun kembali gapura sesuai bentuk, ukuran, dan konstruksi aslinya sebelum insiden terjadi.
Tidak hanya itu, seluruh proses pembangunan akan dilakukan secara mandiri oleh perusahaan, tanpa menggunakan anggaran Pemerintah Kota Prabumulih.
BACA JUGA: 11 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, Prabumulih Siapkan 35 Lokasi Baru
Meski biaya sepenuhnya ditanggung perusahaan, Pemkot Prabumulih tetap berperan dalam aspek teknis dan pengawasan.
Polres Empat Lawang menggencarkan patroli preventif Ops Sikat I Musi 2026 untuk mengantisipasi kejahatan 3C,…
Sejumlah siswa SRT 1 Empat Lawang dipulangkan di tengah persoalan fasilitas. Pemerintah menyiapkan SPAM dari…
Film Semua Akan Baik-Baik Saja menjadi pengingat untuk memahami keluarga, menerima kenyataan, dan tetap memiliki…
Film Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya? mengangkat hubungan ayah dan anak sekaligus menjadi pengingat…
Sat Reskrim Polres Empat Lawang mengamankan dua terduga pelaku Curat setelah perhiasan emas warga Desa…
Joncik Muhammad menyatakan PGRI Empat Lawang tetap berpegang pada konsensus awal dan tidak terpengaruh dinamika…