Namun, di tengah proses regulasi yang belum tuntas, risiko di lapangan terus mengintai.
BACA JUGA: PT Antareja Mahada Makmur Garap Tambang Batu Bara Dizamatra Powerindo di Lahat
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan kerja di sektor pertambangan, termasuk tambang rakyat, tidak boleh diabaikan.
Tanpa pengaturan yang jelas, pembinaan teknis, serta pengawasan yang memadai, aktivitas tambang berisiko terus memakan korban.
Kematian Komarudin menambah daftar panjang insiden di kawasan tambang emas Lebong.
Bagi keluarga korban, kehilangan ini tentu menjadi duka mendalam.
Sementara bagi pemerintah dan pemangku kebijakan, peristiwa ini menjadi alarm keras bahwa persoalan tambang rakyat bukan sekadar isu ekonomi, tetapi juga menyangkut keselamatan nyawa manusia. (*/red)
Ketua DPRD Empat Lawang Darli berharap jumlah barang bukti ganja dan sabu-sabu terus menurun serta…
Polsek Tebing Tinggi mengamankan seorang pria terkait dugaan pencurian 20 janjang sawit senilai Rp1,2 juta…
Kejaksaan Negeri Empat Lawang memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum…
Bupati Joncik Muhammad meminta Kejari Empat Lawang mengkaji persoalan HGU perkebunan dan membantu optimalisasi BPHTB…
Pemerintah Kabupaten Empat Lawang bersama Kejaksaan Negeri Empat Lawang menandatangani PKS bidang Perdata dan Tata…
Kajari Empat Lawang Yuli Andri menegaskan kesiapan Jaksa Pengacara Negara mendampingi OPD dan memulihkan hak-hak…